Suara.com - Sebagai bagian dari Kampanye Pahlawan yang diusung oleh McDonald’s Indonesia untuk memperkenalkan kisah-kisah pahlawan nasional kepada generasi muda dengan cara yang mudah dan menyenangkan, McDonald’s Indonesia melakukan inovasi dengan menghadirkan microsite “Pahlawan Sekitar Kita”.
Microsite ini dapat digunakan untuk mengetahui kisah pahlawan dengan cara yang mudah hanya dengan menggunakan smartphone. Iya, karena saat sini, siapa yang tidak memegang smartphone? Bahkan menurut Newzoo.com, sebuah website sumber data dan analisis, Indonesia merupakan negara dengan peringkat keempat pengguna smartphone terbanyak di seluruh dunia, dengan rata-rata pengguna terbanyaknya adalah umur 25-64 tahun yang berjumlah hingga 90,44 juta jiwa (Badan Pusat Statistik: 2021).
Nah, inisiatif microsite “Pahlawan Sekitar Kita” dari McDonald’s Indonesia memberikan akses mudah dan interaktif dengan hanya menggunakan smartphone untuk mengetahui kisah para pahlawan dan menghidupkan kembali semangat nasionalisme.
Pengguna cukup mengambil foto nama pahlawan yang ditemui di sekitar, seperti buku teks, nama jalan, nama tempat, ataupun nama gedung, lalu gunakan fitur kamera dari microsite https://mcd-pahlawan-sekitarkita.com/ untuk dapat mengetahui kisah pahlawan nasional.
Associate Director of Communications McDonald's Indonesia, Sutji Lantyka, menyatakan bahwa sebagai Warga Negara Indonesia, kita semua perlu mengambil peran dalam edukasi sejarah apapun bentuknya.
“Banyak dari kita yang saat ini tidak lagi mengingat jasa para pahlawan karena arus modernisasi, padahal, negara yang kita tinggali saat ini bisa ada karena jasa para pahlawan terdahulu. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini, McDonald’s Indonesia ingin turut berperan aktif dalam upaya edukasi sejarah dengan memanfaatkan teknologi masa kini agar tetap relevan, menarik, dan menyenangkan bagi generasi muda,” katanya, mengutip keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Bersamaan dengan hal tersebut dan dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77, McDonald’s Indonesia juga berkolaborasi dengan Komunitas Historia Indonesia (KHI) untuk mengadakan walking tour yang bertajuk “Jakarta Heritage Trails: Jejak Sejarah Pahlawan Nasional dalam Kemerdekaan Indonesia” pada 13 Agustus 2022 lalu.
Walking tour ini menelusuri dan mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional, Museum Sumpah Pemuda, dan museum Perumusan Naskah Proklamasi yang diikuti oleh anggota KHI dan juga publik, dipandu secara langsung oleh Asep Kambali, Sejarawan dan Pendiri Komunitas Historia Indonesia.
“Kerjasama McDonald’s Indonesia dengan Komunitas Historia Indonesia melalui kegiatan walking tour adalah upaya kami untuk mengedukasi dan mengajak generasi muda agar tetap menghargai jasa para pahlawan nasional dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Harapan kami, kegiatan ini dan hadirnya microsite “Pahlawan Sekitar Kita” bisa membantu generasi muda untuk terus menghargai jasa para pahlawan salah satunya dengan mengetahui kisah perjuangan mereka” ujar Caroline Kurniadjadja, Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia.
Baca Juga: Megawati Sebut Dua Sosok Ini Layak Dijadikan Pahlawan Nasional, Siapa Mereka?
“Banyak anak muda yang tidak memahami sejarah bangsanya sendiri. Oleh karenanya, kegiatan walking tour ini digelar sebagai upaya perjuangan melawan lupa. Bersama dengan McDonald’s Indonesia, Komunitas Historia Indonesia akan terus berkomitmen untuk mengajak masyarakat Indonesia belajar sejarah dengan cara kekinian yang seru, mudah dipahami, serta sarat makna dan nilai,” tambah Asep Kambali, Sejarawan dan Pendiri Komunitas Historia Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral
-
DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih
-
Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai
-
Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN
-
5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan