Suara.com - Beberapa waktu lalu, dunia maya sempat dihebohkan dengan munculnya berita, seorang guru SD tengah membagikan hadiah sepeda. Tak tanggung-tanggung, guru SD yang bekerja di SDN Papringan 4, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tersebut membagikan sepeda kepada seluruh murid yang mendaftar.
Menurut penjelasannya, Adi Cahyo, nama guru itu, melakukan hal tersebut lantaran SD-nya terancam di-regrouping, apabila tahun ini tidak mendapat murid baru.
“SDN Papringan ini kan muridnya sudah sedikit, ditambah jika tidak ada murid baru tahun ini, maka sekolah terancam di-regrouping,” ujarnya.
“Jadi saya mencari ide, agar sekolah ini mendapat murid baru. Maka terpikirlah ide, bagaimana kalau saya memberikan hadiah kepada calon murid,” sambungnya.
Hal ini sontak menjadi perhatian publik. Namun siapa sangka, guru SD yang diketahui bernama lengkap Adi Cahyo Samudra tersebut, ternyata juga seorang pengusaha sukses.
Adi diketahui merupakan founder sekaligus direktur di sebuah perusahaan distributor pulsa yang cukup besar di kota Salatiga, yakni PT Wijaya Komunika Payment (Wipay).
Perusahaan Wijaya Komunika ini didirikannya untuk membantu masyarakat Indonesia, agar mampu berpenghasilan dengan menjadi agen pulsa dan paket data secara gratis.
Mengingat pulsa dan paket data sekarang ini telah menjadi kebutuhan pokok di Indonesia, Adi mengajak seluruh masyarakat untuk dapat berhemat.
“Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu setelah pandemi ini, maka inflasi terus terjadi, yang mengakibatkan harga semua kebutuhan meningkat. Jangan sampai masyarakat juga harus mengalami dampak harga kenaikan pulsa dan paket data, karena pasti akan membebani keuangan mereka,” katanya.
Baca Juga: Ini 7 Tips Menjadi Seorang Pengusaha Sukses
Menurutnya, masih seringkali ditemukan, harga pulsa, paket data, token PLN, hingga saldo e-Money, dijual dengan harga yang tidak wajar.
Oleh karena itu, Wipay menyediakan harga yang lebih murah dan cocok untuk masyarakat, yang juga ingin berpenghasilan melalui pulsa dan paket data.
Bisnis pulsa yang dirintis oleh Adi ini ternyata berhasil menembus pasar nasional, dari Sumatera sampai ujung Papua. Bahkan, Adi juga meluncurkan Aplikasi Wipay yang dapat diunduh melalui Play Store dengan mudah oleh semua orang.
Pencapaian ini tentunya menjadi suatu prestasi yang patut diacungi jempol, yang mana pada dasarnya, seorang guru SD tidak memiliki pendidikan IT, namun Adi mampu mengembangkan bisnis yang berbasis IT.
Tak hanya itu saja, perusahaan Wijaya Komunika ini juga berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai aggregator, sehingga produk yang dijual semakin lengkap.
Selain Pulsa dan Paket Data, Aplikasi Wipay juga menyediakan produk e-Money, dompet digital/e-Wallet, bayar listrik, token listrik, PDAM, leasing, PGN, Telkom, top up game dan masih banyak lagi.
Wipay juga menyediakan pengisian kartu E-toll seperti BRIZZI, TapCash BNI, E-toll Mandiri dan saldo-saldo dompet digital yang lainnya.
Saat ini, Adi sedang menyiapkan perusahaan baru yang fokus dalam penjualan tiket pesawat, kereta api, Pelni dan hotel, yang akan menciptakan sistem bagi hasil kepada semua member-nya.
Hal ini diharapkan mampu membantu seluruh masyarakat Indonesia mengingat bahwa harga tiket dan hotel kini semakin mahal.
“Tujuan perusahaan baru ini adalah untuk mengembangkan bisnis, agar semua masyarakat Indonesia bisa menikmati kemudahan membeli tiket, hotel dan produk digital dengan harga yang lebih murah,” tutupnya.
Berita Terkait
-
3 Tantangan Besar untuk Jadi Pengusaha Sukses, Tidak Melulu Enak!
-
Catat! Ini 4 Tips Jadi Pengusaha Sukses Ala Menparekraf Sandiaga Uno
-
Ingin Jadi Pengusaha Sukses? Pastikan 3 Sikap Mental Ini Sudah Kamu Punya
-
Kisah Dwifung Wirajaya, Pengusaha Sukses Mantan Satpam yang Dipecat dari Akmil
-
3 Tips Menjadi Pengusaha Tangguh, Lakukan Cara Ini!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan