Suara.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma mengapresiasi Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), yang mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Tahun 2021.
Gusma berharap, pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan PMI, yang merupakan pahlawan devisa dan memerangi sindikasi PMI ilegal, yang saat ini dinilainya masih masif.
“Predikat WTP ini merupakan bukti bahwa selama ini BP2MI bekerja serius menyelesaikan berbagai persoalan kompleks terkait pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI),” dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (23/9/2022).
Gusma menilai, dengan tanggung jawab yang diembannya, anggaran bagi BP2MI sebaiknya ditambah di waktu-waktu yang akan datang.
"Tanggung jawab BP2MI adalah menjaga dan melindungi pekerja migran Indonesia, termasuk memerangi sindikasi PMI Ilegal yang sangat masif," lanjutnya.
Gusma menyebut, anggaran tahun 2021 bagi BP2MI sebesar Rp316 miliar dan tahun ini sebesar Rp304 miliar. BP2MI memperoleh anggaran sekitar Rp300 miliar per tahunnya.
Berita Terkait
-
350 Calon PMI Bali Ditipu Sejak Tahun 2019, Sudah Dimintai Biaya Per Orang Rp 30 Juta
-
Pekerja Migran RI di Inggris: Pendapatan Besar, Tapi Biaya ke Agen Tinggi
-
KJRI Kuching Pulangkan Tujuh Pekerja Migran yang Terlantar dari Wilayah Sarawak
-
Tujuh PMI yang Bermasalah di Malaysia Akhirnya Dipulangkan KJRI
-
7 Pekerja Migran Indonesia Terlatar Dipulangkan, 1 Orang Tengah Lumpuh
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026
-
Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi
-
Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!
-
Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160
-
Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya
-
Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia
-
Pesta Rakyat Saloka Rayakan HUT ke-81 RI Bersama Warga dan Pengunjung
-
2 Pekerja Migran Korban Kecelakaan Kapal Ditemukan Tewas di Perairan Rupat