Suara.com - Setelah berhasil membantu UMKM di Jabodetabek, Jawa Barat dan Jawa Timur dengan digitalisasi logistik, kini Jawa Tengah dan DIY Yogyakarta menjadi destinasi utama untuk memperluas wilayah layanan Lalamove, guna mendukung pemberdayaan komunitas lokal, baik mitra pengemudi maupun UMKM, sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraannya alias naik kelas.
Ekspansi ini penyedia jasa teknologi pengiriman on-demand membuktikan bahwa semakin meningkatnya kebutuhan pengiriman on-demand dalam satu aplikasi, Lalamove melihat UMKM menjadi tulang punggung perekonomian di tiap daerah tersebut.
Andi M Rizki, Managing Director Lalamove Indonesia menyebut ekspansi di Yogyakarta dan Semarang menjadi langkah kongkrit Lalamove Indonesia untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.
“Kami melihat UMKM di kedua daerah tersebut Siaran Pers memiliki angka pertumbuhan yang tinggi, kami yakin dengan dorongan digitalisasi logistik mampu menekan biaya operasional UMKM untuk efektivitas pertumbuhan bisnis,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa seluruh layanannya dapat langsung digunakan oleh pengguna di Yogyakarta dan Semarang seperti intracity, intercity, API Solutions dan juga customized solutions.
Selain itu, saat ini jenis armada yang bisa digunakan untuk pengiriman yaitu Motor, MPV, Sedan, Pickup Bak, Pickup Box dan juga engkel box.
Tak hanya itu, ada pula penawaran berbagai promo khusus untuk UMKM yang mendaftar menjadi akun bisnis Lalamove dengan diskon hingga 70% untuk kota Yogyakarta dan Semarang.
“Untuk saat ini kami masih terfokus di pulau Jawa, namun tidak menutup kemungkinan beberapa tahun ke depan kami dapat memperluas jangkauan wilayah layanan kami di seluruh Indonesia. Ambisi kami untuk dapat terus mendukung dan memberdayakan komunitas lokal untuk terus tumbuh dalam memajukan ekonomi di wilayah tersebut,” tambah Andi.
Baca Juga: UMKM Ingin Tingkatkan Penjualan, Ini Solusi Pemasaran yang Ditawarkan Ninja Xpress
Berita Terkait
-
UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
-
Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?
-
Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM
-
Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar