Suara.com - Mengawali 2023, perusahaan remitansi online, Topremit, memperkenalkan layanan terbarunya, yakni Instant Transfer ke Australia yang dapat membantu para pengguna mengirimkan uang ke Negeri Kangguru hanya dalam hitungan menit.
Layanan ini menjadi sebuah gebrakan baru, karena selama ini pengiriman dana ke Australia membutuhkan waktu setidaknya 1x24 jam.
“Kehadiran fitur Instant Transfer merupakan upaya kami untuk menjadikan Topremit sebagai jasa remitansi online yang mudah, murah, cepat, dan tentunya dapat diandalkan. Melalui layanan Instant Transfer ke Australia, uang yang dikirim pengguna bisa sampai ke rekening penerima hanya dalam waktu 20 menit, dengan biaya transaksi sebesar Rp 100.000. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu repot-repot ke luar rumah, membayar biaya administrasi yang mahal, apalagi menunggu hingga berhari-hari agar uang sampai ke tujuan,” ujar Henry Wirawan, CMO sekaligus Co-founder Topremit dalam keterangan tertulisnya.
Hingga saat ini, Australia masih merupakan salah satu destinasi favorit warga Indonesia untuk melanjutkan studi ataupun bermigrasi.
Tercatat per tahun 2022, ada sekitar 11 ribu mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Australia, baik di perguruan tinggi, sekolah vokasi, ataupun kursus.
Selain itu, data tahun 2020 menyebutkan bahwa terdapat 92.400 warga keturunan Indonesia yang kini tinggal di Australia.
Oleh karena itu, jasa remitansi seperti Topremit sangat dibutuhkan untuk mempermudah transaksi pengiriman dana instan dari Indonesia ke Australia.
Layanan Instant Transfer ke Australia juga merupakan salah satu perwujudan inovasinya di tahun 2023.
Perusahaan yang berbasis di Medan ini tengah mempersiapkan sejumlah fitur untuk semakin mempercanggih proses remitansi dan terus berupaya untuk menjangkau negara-negara baru sebagai destinasi pengiriman uang dari Indonesia.
Baca Juga: Dapat Uang Lebih, 7 YouTuber Ini Spill Cara Cepat Dapet Duit
“Sejak awal pendirian di tahun 2009, kami telah membantu lebih dari 160.000 pengguna untuk mengirimkan uang ke berbagai negara di dunia," jelas Hermanto, CEO sekaligus Co-founder Topremit.
Sejauh ini, tiga destinasi terpopuler untuk pengiriman uang dari Indonesia antara lain adalah: Filipina, Malaysia, dan India.
"Kami berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan para mitra di luar negeri untuk membuka jalur-jalur remitansi ke lebih banyak negara. Kami juga berharap bahwa fitur-fitur baru yang akan kami hadirkan kedepannya dapat menjadi solusi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kirim uang ke luar negeri,” tutupnya.
Untuk merayakan peluncuran layanan Transfer Instant ke Australia, ada voucher diskon biaya transfer sebesar 50% dengan kode promo "AUSTRALIA50". Voucher ini berlaku sampai 28 Februari 2023 dan dapat digunakan oleh semua pengguna.
Berita Terkait
-
Aturan Lengkap Pemberian Angpao Imlek 2023, Isi Uang Berapa?
-
Duh, Ternyata Ferry Irawan Minta Uang Transport Dan Pulsa ke Venna Melinda Tiap Mau Pergi
-
Mundur dari Bos Disney, Bob Chapek Bakal Kantongi Uang Pesangon Rp310 Miliar
-
Hukum Menggandakan Uang dalam Islam, Apakah Haram?
-
Hukuman Merusak Uang Rupiah Menurut Undang-undang, Denda Rp 1 M hingga Penjara
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan