Suara.com - Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa perekonomian Indonesia di tahun 2023 akan menghadapi tantangan. Tak hanya itu, IMF juga menyebut 43 persen negara di dunia akan mengalami resesi ekonomi.
Meski demikian, pemerintah tetap optimistis dapat menghadapi tantangan tersebut dengan berbagai kebijakan pemulihan ekonomi nasional.
Bersamaan dengan momentum pemulihan ekonomi nasional tersebut, Universitas Prasetiya Mulya kembali menggelar kompetisi tahunan bertajuk Marketition 2022.
Dikatakan Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya Fathony Rahman, Marketition adalah pionir kompetisi studi kasus marketing tingkat pasca sarjana di Indonesia dan negara Asia yang telah ada sejak 2012.
Nantinya, para mahasiswa akan dibawa lebih dalam kepada perspektif nyata dunia marketing seperti menganalisa pasar, mengemukakan creative campaign ideas, merancang strategi, menentukan KPI/outcome dan hal lain.
"Untuk para peserta, ini adalah ajang yang tepat sebagai media untuk berlatih berhadapan dengan tantangan nyata dan solusi yang dapat diterapkan” kata Fathony Rahman, dikutip dari siaran pers, Kamis (26/1/2023).
Untuk Marketition 2022, keseluruhan acara diadakan secara online menggunakan aplikasi Zoom, di mana pihak universitas menggandeng PT Dexa Medica, perusahaan riset farmasi dan kesehatan dan aset strategis Nasional.
Salah satu produk Dexa Medica yakni HerbaKOF dijadikan case study marketing yang dikompetisikan. Pemilihan brand ini memiliki tujuan memberikan tantangan kepada peserta untuk menyusun marketing campaign ke brand dengan performa yang sudah baik.
Sebanyak 30 tim mendaftar untuk Marketition 2022 dari Indonesia dan dua tim dari Jepang. Proses penjurian yang ketat akhirnya menyisakan 15 tim terpilih.
Baca Juga: Sinyal Ekonomi Suram, Harga Minyak Dunia Ambruk 2,3 Persen Hari Ini
Pada 14 Januari 2023 lalu di babak akhir, tim-tim tersebut kembali beradu strategi menuju enam besar sampai masuk babak penentuan tiga juara.
Ketiga juara itu adalah Markethink (Universitas Gajah Mada); IMac (Universitas Prasetiya Mulya); Tsukubadass (University of Tsukuba) dan Best Pitch Vyavastha (Universitas Gajah Mada).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence