Suara.com - Pakaian merupakan representasi dari ungkapan karakter diri seseorang. Pakaian juga kerap dijadikan media kreativitas setiap orang dengan berbagai gaya yang berbeda, namun menyesuaikan situasi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Alasan ini membuat Yang Faradina mengeluarkan lini fesyen yang berada di jalur modest fashion muslim, dengan nama Faradi. Melalui brand ini, Faradina memulai debut dengan meluncurkan produk-produk baru khusus hijab atau Scarf bertema Diversity Silhouette in Colors, tema tersebut sesuai dengan tagline Faradi yaitu SERENITY IN COLORS.
Di setiap koleksi yang dihadirkan oleh Faradi mengedepankan kenyamanan serta kualitas material yang digunakan. Selain itu inovasi dan improvisasi akan terus dilakukan untuk terus menghasilkan produk fesyen yang nyaman, trendy serta stylish. Faradi bertujuan menjadi brand sebagai salah satu media untuk para perempuan Indonesia berkreasi dalam memadu-padankan pakaian sehingga memperlihatkan karakteristik seseorang untuk tampil lebih percaya diri.
Untuk menjawab kebutuhan itu, Faradi menghadirkan konsep urban modern di setiap koleksi dimana target pasarnya adalah para perempuan urban berusia 20an hingga 40an yang peduli dengan tampilan simple, nyaman serta praktis, namun tidak menghilangkan unsur keestetikan sehingga mampu memberikan nafas baru bagi industri fesyen lokal melalui brand FARADI. Untuk harga sendiri, Faradi bermain di rate Rp 250.000,- hingga Rp 4.000.000,-.
Pada koleksi pertamanya kali ini Faradi berkolaborasi dengan seniman grafis lokal lulusan IKJ yang juga tergabung dalam komunitas ARTLAB RURU sebagai Seniman Grafis, Hauritsa.
Selama ini Hauritsa banyak mengusung tema social & life pada setiap karyanya. Ia tidak pernah membatasi media dalam seni grafis mulai dari performance art, Lukisan diatas kanvas, digital printing sampai dengan video. Hal inilah akhirnya yang membuat Faradi memutuskan untuk berkolaborasi yang dituangkan melalui produk hijab scarf.
Produk hijab Faradi yang didesain oleh Hauritsa menghadirkan visual menarik yang terinspirasi dari cerita Nabi. Permainan seni grafis murni yang dituangkan ke dalam media kain dengan bergaya modern namun unik, diharapkan akan memberikan warna baru bagi seni grafis Indonesia dan tentunya industri modest fashion muslim Indonesia.
“Saya menerima tawaran berkolaborasi dengan Faradi karena saya melihat sebagai brand modest pertama yang mendukung para seniman untuk dapat melakukan eksplorasi tanpa ada batasan. Selain itu, nilai story mengangkat cerita yang ringan yang dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari,” ungkap Hauritsa.
Nilai-nilai yang diterapkan oleh produk FARADI dipastikan mengusung nilai lokal dan mampu menampilkan karakter dan kelebihan dalam diri wanita Indonesia untuk tampil menawan. Kualitas terbaik pun dilakukan melalui kolaborasi dengan orang-orang hebat di negeri ini sebagai bentuk saling support untuk bersama memajukan industri fashion tanah air.
Baca Juga: Go Min Si Curi Perhatian dengan Fesyen Transparan yang Mempesona
Lauching produk terbaru diadakan pada hari Selasa, pukul 15.00 WIB - 18.00 WIB, bertempat di MELAS DINE & LOUNGE berformat coffee break gathering. Turut hadir sebagai pembicara Yang Faradina, selaku owner dari brand fashion FARADI, Hauritsa seniman grafis dan juga public figure dan influencer diantaranya ZeeZee Shahab dan Antik Arifani.
Tak saja mengenalkan koleksi terbaru dari FARADI, tapi juga berbicara mengenai perempuan, seni dan fesyen. Sebagaimana tujuan dari peluncuran produk-produk terbaru FARADI ini mencoba mengkolaborasikan visi misi FARADI sebagai brand modest fashion muslim. FARADI memiliki visi misi yang akan memberikan dukungan kepada para perempuan Indonesia untuk bisa mengkomunikasikan karakteristik mereka melalui style fashion dengan tampil dinamis, stylish dan tentunya lebih percaya diri.
“Lembaran kain halus yang menggambarkan kelembutan sisi perempuan, sebagai kanvas yang bisa menjadi media untuk tampil percaya diri dengan mengedepankan karakter. Sebuah lini yang dibuat salah satu bentuk sebagai penghargaan untuk para perempuan Indonesia. Temukan arti ketenanganmu di dalam setiap koleksi yang dihadirkan,” ungkap Yang Faradina.
Hadirnya produk hijab bertema diversity silhouette in colors diharapkan dapat mewujudkan cita-cita FARADI sebagai brand modest fashion muslim terbaik di Indonesia yang bersahaja serta menambah warna industri fesyen Indonesia. FARADI berkomitmen untuk turut serta merangkul para desainer, seniman serta brand untuk bekerjasama dan menyediakan platform bagi mereka untuk berkembang didalam memajukan perekonomian bangsa.
Pesan-pesan yang ingin disampaikan FARADI melalui slogan Serenity in Colors adalah menjadikan FARADI sebagai one stop solution untuk para hijabers dan penyuka modest fashion muslim khususnya scarf /hijab dimana terbagi menjadi beberapa kategori dikoleksinya, yaitu :
1. Artelier – koleksi kolaborasi yang bertemakan muda dan dinamis ini bisa diperuntukan bagi para remaja dan juga yang berjiwa muda untuk tampil energik dan dinamis, serta baru saja diluncurkan kedalam vol. 1 koleksinya “ Diversity Silhoutte in Colors”
Berita Terkait
-
atmos Jakarta Kembali Adakan Give Fresh Air dalam Rangka Air Max Day
-
Sukses Digelar, MUFFEST+ 2023 Dihadiri 12.358 Pengunjung
-
Edwin Jeans Luncurkan Handcrafted Collections 2023
-
Putus dari Fuji, Fesyen Thariq Halilintar Diledek 'Kembali ke Setelan Pabrik'
-
Ussy Sulistiawaty Dipuji Dandan ala Cewek Kalem, Warganet: Ini Baru Sesuai
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri
-
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
-
6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru