Suara.com - Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan dan kepedulian konservasi, PT Epson Indonesia melanjutkan kegiatan CSR penanaman 6000 pohon yang dilakukan di wilayah perkantoran Cibis Nine, Cilandak, Jakarta. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 18 – 19 Maret 2023, selain penanaman 6000 pohon dilanjutkan pula dengan penanaman Mangrove yang dilakukan di Taman Wisata Alam Mangrove.
Pada kegiatan CSR tersebut, PT Epson Indonesia menanam berbagai kategori bibit – bibit pohon berdasarkan kelasnya yaitu pada kategori pohon buah, pohon tanaman industry, pohon tanaman hias, dan pohon tanaman hias asli Indonesia.
Bibit – bibit pohon tersebut ditanam langsung oleh seluruh management PT Epson Indonesia di lahan Cibis Park, Jakarta, serta diimbau bagi seluruh karyawan PT Epson Indonesia agar dapat menanam bibit pohon.
M. Husni Nurdin mengatakan bahwa kegiatan penanaman bibit pohon ini merupakan salah satu rangkaian dari program CSR PT Epson Indonesia di tahun 2023. Menurutnya, penanaman bibit pohon ini sangatlah penting dan sangat bermanfaat, gerakan menanam pohon yang massif merupakan upaya mengantisipasi perubahan iklim global, serta mencegah kerusakan lingkungan lainnya yang mengakibatkan penurunan produktvitas alam dan kelestarian lingkungan. “Penanaman ini sebagai wujud tindakan kami dalam pelestarian lingkungan dan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam dan memelihara tanaman sebagai bagian dari sikap atau mindset yang melekat pada kehidupan sehari – hari,” ujar Husni.
M.Husni Nurdin menjelaskan kembali bahwa kegiatan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian yang telah kami lakukan sebelumnya yang telah dihadiri dan dilakukan secara simbolis oleh Presiden Global Epson Yasunori Ogaw, sehingga program yang diberikan ini dapat berkelanjutan hingga mencapai exit program.
Kegiatan penghijauan yang dilakukan selama dua hari ini memberikan pengaruh yang sangat positif, karena antusiasme karyawan di hari kedua program CSR yang luar biasa, di hari kedua event CSR ini yakni Rehabilitasi Mangrove, PT Epson Indonesia mengajak pula beberapa media partner untuk turut serta berpartisipasi pada acara CSR kali ini. Kegiatan ini diawali pula dengan touring bersama menuju tempat acara yang dimulai dari kantor PT Epson Indonesia di Jakarta hingga Taman Wisata Alam Mangrove di Pantai Indah Kapuk.
Dalam mendukung pelestarian hutan mangrove di Kawasan tersebut, PT Epson Indoensia juga menggelar aksi penanaman 250 bibit mangrove bersama karyawan dan perwakilan dari PT Indonesia Epson Industry. Kegiatan penanaman ini merupakan pula wujud implementasi CSR PT Epson Indonesia yang dilakukan perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan.
Penamanan mangrove ini merupakan kegiatan seri yang ke-8 yang dimulai dari tahun 2019 dengan total mangrove yang ditanam mencapai 1951 pohon.
“Kegiatan penanaman mangrove ini dapat dijadikan sebagai momen strategis dalam upaya mengantisipasi dampak perubahan iklim, pencegahan abrasi, dan pengembalian lahan kritis serta upaya dekarbonisasi,” ujar Head of Brand & Communication PT Epson Indonesia, Nolly Dhanurendra.
Baca Juga: Bangunan Berkelanjutan dari Kayu yang Ramah Lingkungan sebagai Solusi Iklim
Dalam jangka Panjang, lanjut Nolly kegiatan penanaman pohon dan penanaman mangrove juga memberikan manfaat secara ekonomus bagi masyarakat yang bergantung pada hasil laut. Kegiatan ini merupakan pula perwujudan dari salah satu poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yakni poin 13 yang melestarikan dan melindungi bumi dari dampak perubahan iklim.
Berita Terkait
-
KLHK Janjikan Perbaikan Kualitas Air
-
Mantan Kepala DLH Bandar Lampung Sahriwansah Ditahan Kasus Korupsi Retribusi Sampah
-
Donasi Sampah, Dari yang Tidak Berguna Menjadi Berkah
-
Pulihkan Lahan Kritis, 28 Ribu Pohon Akan Ditanam di Purbalingga
-
Momentum Pelestarian Hutan dan Kawasan Hijau di Hari Hutan Sedunia
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular