Suara.com - PT Mowilex Indonesia (Mowilex) meresmikan pabrik barunya di Cikande bersama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan perwakilan dari perusahaan induk Asia Coatings Enterprises, Pte. Ltd (ACE).
Pabriknya itu dirancang dengan konsep bangunan hijau (green building) untuk mengurangi emisi karbon hingga 7%.
Peresmian ini juga sekaligus untuk merayakan 53 tahun perusahaan tersebut telah memroduksi cat dan pelapis premium dan turut andil dalam pembangunan Indonesia.
Pabrik barunya di Cikande --menggantikan pabriknya saat ini di Daan Mogot, Jakarta Barat, menggabungkan teknologi yang secara signifikan meringankan dampak lingkungan.
Pada arsitekturnya terdapat skylight yang akan memotong penggunaan listrik untuk penerangan dan menurunkan suhu interior.
Teknologi kaca ganda (double glass) mengurangi kebutuhan akan pendingin ruangan.
Sistem pengolahan air tanpa limbah (Zero Waste Water) memproses dan membersihkan air yang digunakan dalam produksi, hasil penyulingan digunakan kembali untuk mengairi 37% lanskap pabrik.
Mowilex juga beralih dari menggunakan forklift versi diesel menjadi forklift versi elektrik.
Pada pabrik Cikande, terdapat laboratorium luar ruangan untuk mendukung tes dan pengembangan formula baru berkualitas tinggi.
Baca Juga: Buruh Pabrik di Garut Hendak Bunuh Diri di Tempat Kerjanya, Pemicunya Membuat Para Orang Tua Miris
Pada acara peresmian tersebut, turut mengundang Bahlil Lahadalia, Menteri Investas/Badan koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang diwakilkan oleh Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal, Nurul Ichwan, yang menyambut dengan baik undangan ini.
“Kementerian Investasi/BKPM juga sangat mendukung atas inovasi ini untuk mengembangkan pabriknya dengan konsep green factory. Dengan konsep ini, perusahaan juga mampu mengurangi emisi karbon hingga 7%. Kami berharap inovasi tersebut bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam upaya mencapai emisi nol karbon di Indonesia pada tahun 2060,” tutur Nurul Ichwan.
Dengan pabrik barunya, brand cat tersebut meneruskan komitmen lingkungan yang telah dimulai semenjak meluncurkan cat berbahan dasar air pertama di Indonesia pada 1970.
Lima dekade kemudian, produsen cat tersebut menjadi perusahaan bersertifikat netral karbon pertama di Indonesia.
“Kami merupakan produsen cat yang tidak lagi menggunakan timbal pada cat kayu dan besi mulai dari tahun 2019, melalui kampanye Mowilex Pasti Aman, kami memastikan mengedukasi konsumen serta toko untuk menjual produk batch terbaru tanpa timbal.”, ujar Novina Tjahjadi, Direktur PT Mowilex Indonesia.
Berita Terkait
-
Kebakaran Pabrik Tekstil di Purwakarta, Karyawan Panik Berhamburan
-
Perhitungan Ulang Kelebihan Emisi Karbon Dilakukan Pemprov Kaltim, Isran Noor Sebut Ada Kesempatan Dijual ke Swasta
-
Semen Gresik Raih Predikat Gold Winner Kehumasan Terbaik Ajang PRIA 2023
-
Profil Pabrik INKA Banyuwangi, Dimulai Tahun 2018 Diresmikan 2023
-
Buruh Pabrik di Garut Hendak Bunuh Diri di Tempat Kerjanya, Pemicunya Membuat Para Orang Tua Miris
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana