Suara.com - Ratusan air mineral kemasan habis tak bersisa saat dibagikan menjelang waktu berbuka puasa. Sekitar 500 air mineral kemasan gratis di sebuah lokasi di Jakarta langsung diserbu masyarakat, di tempat yang disebut sebagai flash drop point.
Warga Jakarta mengungkapkan, ada dua titik tempat pembagian air mineral kemasan secara cuma-cuma. Program ini berjalan selama sepekan, berarti total bisa sekitar 9.000-an air mineral kemasan yang sudah dibagikan secara cuma-cuma.
Pertanyaan mulai terjawab setelah beberapa orang membuka link dari kode QR di tempat flash drop point tersebut. Ternyata pembuat flash drop point air mineral dingin secara gratis itu adalah Aerputh.
Gerakan pembagian air mineral gratis sebanyak 500 botol per hari di beberapa titik ibu kota ditujukan untuk membantu para calon pengusaha mengembangkan bisnisnya.
Dengan membagikan air mineral kemasan gratis bermerek Aerputh, berarti masyarakat yang ikut meramaikan program ini telah mendukung inisiasi produsen air mineral kemasan, yang disebut #LakuinBareng.
Dengan Lakuin Bareng, masyarakat bisa membantu calon pengusaha untuk untuk saling dukung sama lain.
Dalam program ini, Aerputh memiliki tiga cara utama. Pertama, Kita-kita Juga, maksudnya produk Aerputh ini dijual secara eksklusif kepada para calon pengusaha yang menjadikan bisnis air mineral sebagai produk pertamanya.
Kedua, Serunya Sama-sama. Antar calon pengusaha bisa saling bertemu dan mengikuti kegiatan Aerputh. Di mana, para calon pengusaha bisa saling mendukung dan memberikan satu sama lain untuk saling mengembangkan bisnisnya.
Ketiga, Segarnya Terasa, yang mana produk Aerputh berasal dari sumber mata air, yang dikemas dengan proses yang higienis.
Baca Juga: Resep Jamur Krispi, Cocok Jadi Lauk Sahur ataupun Camilan Berbuka Puasa
Aksi flash drop point air mineral dingin ini adalah kejutan kedua yang diberikan oleh Aerputh di Jakarta dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Aerputh telah memasang billboard mencari model untuk iklan luar.
Berita Terkait
-
Waspada! 3 Penyakit Ini Bisa Menyerang Jika Menunda untuk Berbuka Puasa
-
Bukan Cuma Baik Untuk Berbuka Puasa, Konsumsi Kurma Kata Dokter Boyke Juga Tingkatkan Libido Pasangan Lho
-
Resep Mango Sago yang Segar, Cocok untuk Menu Berbuka Puasa
-
Resep Takjil Berbuka Puasa yang Siap Membasahi dan Menyegarkan Tenggorokan, Es Kopyor
-
Hadirkan Menu Khas Jepang di Jogja, Yoshinoya Luncurkan Menu Berbuka Puasa Anti Kantong Kering
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Info Cuaca Kamis: Langit Indonesia Didominasi Awan Tebal, Waspada Dampak Bibit Siklon 95W
-
Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Karhutla Riau Makin Meluas, Ratusan Hektare Lahan Terbakar
-
9 Bank Sudah Bangkrut di Indonesia Sepanjang Tahun 2026, Ini Daftarnya
-
Sifat Trapesium, Jenis-jenis, Rumus Luas Keliling Lengkap dengan Contoh Soal
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir
-
Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda
-
Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?
-
Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat