Suara.com - Pernahkah terlintas dalam benak, berapa banyak air minum yang digunakan di fasilitas-fasilitas kesehatan?
Beberapa waktu lalu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan, 99,9 persen industri, termasuk industri kesehatan menggunakan air dalam kemasan, termasuk galon dalam memenuhi kebutuhan air mereka.
"Sebanyak 99,9 persen industri menggunakan air dalam galon untuk memenuhi kebutuhan air," ujar Komisioner KPPU, Chandra Setiawan.
Rumah Sakit Pusat Nasional Umum Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat misalnya, menggunakan kemasan galon guna ulang untuk kebutuhan air minum bagi para pasien, staf, termasuk untuk keperluan pengolahan makanan rumah sakit.
Adapun dari satu produk AMDK galon guna ulang saja, rumah sakit umum milik pemerintah dengan pelayanan terlengkap di Indonesia ini bisa memesan sekitar 20-30 galon per hari.
“Itu baru satu merek saja, soalnya ada merek-merek lain juga yang digunakan di rumah sakit, termasuk yang botolnya,” ujar salah seorang staf di bagian gizi, Asep.
Menurutnya, untuk dapur makanan rumah sakit, air galon ini digunakan untuk membuat jus dan mencuci buah dan sayur-sayuran.
“Kami menggunakan air galon di dapur supaya semua makanan yang disediakan untuk pasien itu higienis. Begitu juga untuk para staf dan kebutuhan pasien, air galon ini lebih nyaman untuk digunakan,” katanya.
Begitupun di Rumah Sakit Kanker Dharmais. Penyediaan air galon di digunakan untuk kebutuhan pasien, staf rumah sakit dan keperluan memasak makanan bagi pasien. Perusahaan tertentu memasok 100-200 galon per hari ke RS Kanker Dharmais.
Rumah sakit lainnya yang juga merasa nyaman dengan penggunaan AMDK galon guna ulang ini adalah RS Tugu Ibu, Cimanggis Depok.
Kepala Purchasing Rumah Sakit, Yani, mengatakan, “Kami menghabiskan 300 galon air kemasan untuk kebutuhan layanan rumah sakit setiap hari, untuk pasien, staf, dan keperluan mengolah makanan pasien,” ungkapnya.
Di RS Universitas Indonesia (RSUI), menurut salah satu staf instalasi gizi, dibutuhkan sekitar 100 air galon untuk keperluan air minum pasien dan pegawai serta untuk memasak makanan pasien.
RS Hermina Depok juga membutuhkan air galon ini untuk kebutuhan para pasiennya. Sama halnya dengan RS Hermina Depok, RSIA Bina Medika, Bintaro, yang merupakan Rumah Sakit Ibu dan Anak pertama dan terlengkap di Bintaro, juga menggunakan air galon guna ulang.
Baca Juga: Dalam Waktu Dekat Kawasan Industri Kesehatan di Cikarang Bakal Diresmikan
“Kami membutuhkan banyak air galon setiap harinya untuk semua layanan rumah sakit, baik pasien, staf, dan juga pengolahan makanan bagi pasien,” ujar salah seorang staf bagian umum.
Sementara, di RS Sentra Medika Depok, air galon dibutuhkan untuk pasien-pasien yang dirawat di ruang VIP dan super VIP.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, yang juga pakar hukum persaingan usaha, Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.Li mengatakan, isu bahaya BPA pada galon guna ulang belum ada faktanya di lapangan.
Menkes, Budi Gunadi Sadikin juga menegaskan, air kemasan galon guna ulang aman digunakan anak-anak dan ibu hamil. Isu-isu seputar bahaya penggunaan air kemasan air guna ulang yang dihembuskan pihak-pihak tertentu adalah hoaks. “(air kemasan galon guna ulang) Aman. Itu (isu bahaya air kemasan galon guna ulang) hoaks,” tandasnya.
Berita Terkait
-
4 Tanda Tubuh Kekurangan Cairan saat Puasa, Salah Satunya Cepat Lelah!
-
Mengatasi Bahaya Galon Polikarbonat Perlu Pengawasan Tegas
-
Penyediaan Air Minum bagi Masyarakat, Presiden Jokowi Resmikan SPAM Regional Banjarbakula di Banjarbaru
-
Menteri PUPR: Pamsimas Merupakan Bagian dari Program Penyediaan Air Minum
-
Mengenal Ozonisasi untuk Pemurnian Air Minum, Ini Mineral Aman dan Berbahaya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF
-
WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Sunscreen Water Based Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo
-
Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi
-
Investor Ritel Kini Punya Akses Beli IPO Obligasi Korporasi Secara Digital
-
4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap