Suara.com - Mobilitas yang tinggi dan rutinitas pekerjaan yang intens, membuat kita seringkali kesulitan untuk menerapkan pola hidup sehat. Padahal sejak pandemi Covid-19 mereda, gaya hidup sehat sudah menjadi tren yang positif di masyarakat. Tapi kenapa masih sangat sulit untuk dilakukan?
Itu merupakan kendala yang umum dihadapi oleh siapa saja yang ingin memulai hidup sehat, termasuk melakukan diet. Pilihan makanan yang terbatas serta sulitnya menghitung kalori dengan benar, tak jarang membuat seseorang ragu untuk melakukannya. Ditambah keterbatasan waktu yang harus difokuskan pada pekerjaan.
Untungnya, solusi selalu ada untuk mengatasi setiap masalah. Mini Calore mengerti kendala yang Anda hadapi, karena hal tersebut dulunya juga pernah dialami oleh sang owner.
Mini Calore merupakan chain restoran makanan sehat yang kini memiliki 16 cabang di Jakarta dan Tangerang. Mereka hadir untuk memberikan solusi bagi yang berprofesi sebagai pekerja kantoran, public figure, dan masyarakat dengan kesibukan yang tinggi, namun tetap memperhatikan pola makan.
Mendengar setiap keluhan konsumen, menjadikan Mini Calore mengerti apa yang Anda butuhkan, termasuk menyediakan layanan yang bisa diakses tanpa harus berlangganan terlebih dahulu.
Owner Mini Calore, Ade Indra menjelaskan, Anda tidak perlu repot lagi menyiapkan makanan sendiri atau berlangganan katering, karena mereka telah memberikan solusi terbaik untuk masalah tersebut.
“Konsumen tidak perlu repot mencari makanan diet atau berlangganan katering diet. Kami hadir dengan pilihan makanan sehat yang variatif, dan dapat dipesan dengan mudah melalui platform pesan-antar makanan online," katanya.
Mini Calore menyediakan makanan diet 400-an kalori setiap hari, mulai dari makanan utama hingga hidangan penutup. Anda bahkan bisa melakukan pemesanan hanya melalui ponsel, dan makanan siap diantar ke tempat tujuan.
Aneka menu yang tersedia, mulai dari nasi goreng, gyudon, salad segar, dessert box, es krim hingga cookies tinggi protein.
Baca Juga: 5 Gaya Hidup Sehat agar Terhindar dari Penyakit Jantung, Yuk Lakukan!
Berita Terkait
-
Ternyata Ini 4 Gaya Hidup Sehat Warga Korea Selatan Agar Panjang Umur, Indonesia Gimana?
-
Dokter Sebut Perempuan Pengidap PCOS Tetap Bisa Hamil dengan Gaya Hidup Sehat, Gimana Caranya?
-
Maudy Ayunda Punya Tubuh Langsing dan Ideal, Gaya Hidup Sehat Apa yang Jadi Rahasianya?
-
Keren! Dion Wiyoko Punya Tubuh Ideal Tapi Gak Pernah Pantang Makan, Apa Rahasianya?
-
Resep Makanan Khas Sunda Ini Cocok untuk Diet, Simak Cara Membuatnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan
-
Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?
-
Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir
-
Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus