Suara.com - Pernah dengar Kapadokia? Lokasi ini identik dengan wisata balon udara.
Betul sekali, salah satu yang paling populer dari Turki adalah wisata balon udara di Kapadokia, yang menawarkan wisata berkeliling kota dengan perspektif yang berbeda.
Wilayah Kapadokia membentang dari Kayseri ke Aksaray. Lokasinya didominasi oleh lanskap lembah-lembah yang eksotis, yang membuat pemandangan Kapadokia terlihat menakjubkan. Apalagi jika disaksikan dari atas balon udara.
Selama kurang lebih 30-40 menit, wisatawan akan diajak untuk menyaksikan sejumlah tempat-tempat wisata memukau dan ternama di Kapadokia dari atas balon udara, seperti Goreme Village, Uchisar Castle, dan Cave Hotel.
Sebelum berencana liburan ke Kapadokia dan mencoba wisata balon udaranya, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan, salah satunya, kapan waktu terbaik wisata dengan balon udara.
Wisata balon udara di Kapadokia beroperasi sepanjang tahun, namun ada waktu terbaik untuk naik balon udara, yaitu selama Mei hingga Oktober, yang mana cuaca di sana cenderung baik, sehingga pemandangan Kapadokia akan terlihat jelas dan bersih dari balon udara.
Jika ingin mendapatkan momen dan pemandangan terbaik dari balon udara disarankan saat pagi hari. Itulah mengapa penyedia balon udara menjadwalkan terbang pada pagi hari, saat kondisi angin dianggap terbaik untuk terbang.
Masuk kuartal 3 tahun 2023 ini, Golden Rama semakin melebarkan sayapnya dengan bekerja sama dengan mitra lokal penyedia balon udara di Turki.
“Turki masih menjadi salah satu destinasi yang paling banyak diminati untuk liburan. Untuk menjadikan pengalaman liburan konsumen lebih baik, kerja sama yang telah berlangsung lama dengan Dorak, sebagai mitra lokal yang berpengalaman dalam pengaturan perjalanan dengan balon udara mencerminkan komitmen kami untuk mempercepat pemulihan bisnis untuk menjalankan misi kami untuk menjadi perusahaan yang adaptif dan gesit,” ujar Edhi Sutadharma, Tour Director dari Golden Rama Tours and Travel.
Baca Juga: Festival Balon Udara Kukuhkan UMP sebagai Kampus Wisata
Terbang di atas formasi batuan vulkanik dengan ratusan balon lainnya bersama-sama saat matahari terbit, diperlukan peraturan keselamatan yang baik, selain pengoperasian balon udara dijalankan oleh pilot profesional yang memiliki lisensi resmi. Industri balon udara panas Kapadokia diatur secara ketat oleh Otoritas Penerbangan Turki untuk memastikan semuanya selaras dengan batasan keselamatan.
“Armada ini akan beroperasi setiap hari untuk memfasilitasi pelanggan kami, yang ingin melihat keindahan Kapadokia dari atas. Estimasinya, sebanyak 12.775 pelanggan domestik atau internasional dapat terbang dan menikmati layanan ini sepanjang tahun,” tambah Ricky Hilton, Head of Marketing Communication Golden Rama Tours & Travel
Selain naik balon udara, sajian wisata yang dihadirkan di sini adalah mengunjungi tempat pembuatan perhiasan, karpet, dan keramik khas Kapadokia.
Berita Terkait
-
Kabupaten Garut Jajaki Kerjasama Ekonomi dengan Turki dan Negara Eropa Lainnya
-
Berawal dari Turki, Tren Transplantasi Rambut Kini Makin Populer di Indonesia
-
Erdogan Dipastikan Jadi Presiden Turki, Donald Trump: Betapa Dia Mencintai Negaranya
-
Olahan Domba Jadi Menu Spesial Idul Adha, Coba Resep Masak Khas Turki
-
Variasi Resep Makanan Idul Adha: Simak Cara Membuat Kebab Daging Sapi Cincang Khas Turki, Ini Beda dari yang Lain
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris