Suara.com - PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance), dan Sompo Environmental Foundation (SOMPOEF), bagian dari grup asuransi global Sompo Holdings Inc. (Sompo Group), kembali menghadirkan gelombang keenam dari Program Magang Pembelajaran LSM di Indonesia.
Program ini ditujukan untuk mengirimkan 25 mahasiswa sarjana dan pascasarjana terpilih untuk bekerja magang di LSM lingkungan terpilih. Pada hari Selasa, 27 Februari, upacara pembukaan program ini dihadiri oleh para mahasiswa yang terpilih dari lebih dari 200 pendaftar, Dra. Jo Kumala Dewi, M.Sc selaku Direktur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, representatif Sompo Insurance dan SOMPOEF, serta representatif dari 11 LSM lingkungan.
Program Magang Pembelajaran LSM merupakan pengembangan sistem magang di luar negeri yang pertama kali dilakukan oleh SOMPOEF di Jepang selama lebih dari 20 tahun, dan diluncurkan di Indonesia pada bulan Februari 2019. Dengan mengirimkan mahasiswa Indonesia yang tertarik dengan isu-isu lingkungan sebagai pekerja magang di LSM lingkungan di berbagai bidang, program ini bertujuan untuk mengembangkan generasi pemimpin masa depan yang akan berkontribusi dalam memecahkan masalah lingkungan di Indonesia. Selama lima tahun terakhir, program ini telah menghasilkan lebih dari 100 lulusan, banyak di antaranya telah bekerja di Kementerian terkait, di LSM, atau terlibat dalam program lingkungan hidup mereka sendiri, dan terus aktif di bidangnya.
"Kami sangat senang bisa menyelenggarakan Program Magang Pembelajaran LSM ke-6 ini. Tahun ini, di tengah-tengah meningkatnya jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 200 orang, dan kesadaran atas pentingnya pembinaan generasi penerus yang peduli terhadap lingkungan, kami bangga dapat terus mendukung program ini. Pengalaman ini penting untuk membina pengetahuan generasi muda, serta memberdayakan mereka dalam mengembangkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik," ucap Eric Nemitz, Presiden Direktur Sompo Insurance.
Para mahasiswa yang berpartisipasi magang selama periode delapan bulan dari Februari hingga September di sebuah LSM di dekat Bogor, Jakarta. Selain itu, mereka berinteraksi dengan rekan-rekan mereka dalam pertemuan rutin bulanan, kemah kerja, dan laporan kegiatan. Dua hingga tiga mahasiswa akan magang ke setiap LSM dan memulai kegiatan sesuai dengan bidang keahlian dan minat mereka masing-masing.
"KLHK sangat mendukung berbagai program dan aksi yang didasari atas kepedulian terhadap lingkungan. Saya mengapresiasi Sompo yang sudah menanamkan bibit-bibit pahlawan lingkungan masa depan melalui program ini, dengan lebih dari 100 pemagang lulus dari program ini. Karena itu, di tahun ke-6 program ini saya ingin mengajak para LSM dan pemagang yang berpartisipasi untuk melanjutkan kesadaran dan kepedulian mereka pada lingkungan pada masyarakat agar dampaknya bisa lebih luas lagi," ujar Dra. Jo Kumala Dewi, M.Sc, Direktur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia.
Tahun ini terdapat dua LSM baru, Yayasan KIARA dan SAWIT Watch yang yang menjadi tujuan siswa magang, sehingga total menjadi 11 LSM. Bidang kegiatannya beragam, mulai dari konservasi ekosistem hingga pengelolaan limbah dan pendidikan lingkungan, dan juga telah membantu membentuk jaringan di antara LSM yang berpartisipasi yang memiliki tujuan yang sama dengan skema ini. Sekretariat di Jakarta dipercayakan kepada kantor Forum Pendidikan Lingkungan Hidup Jepang (JEEF) di Indonesia.
Program ini juga telah menerima pengakuan internasional, termasuk Penghargaan Menteri Lingkungan Hidup untuk Aksi Iklim-2023 yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang pada bulan Desember tahun lalu. SOMPO Group akan terus mendukung pengembangan generasi muda di Indonesia dan Jepang di masa depan. SOMPO Group akan terus memberikan dukungan dari berbagai sisi untuk pengembangan generasi muda di bawah kolaborasi antara Indonesia dan Jepang.
Tentang Program Magang Pembelajaran LSM Sompo
Sompo Environment Foundation (SOMPOEF), bersama dengan Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance), meluncurkan Program Magang Pembelajaran LSM Lingkungan di Indonesia pada 6 Februari 2019. Program ini bertujuan membantu mahasiswa Indonesia untuk memperluas pengetahuan mereka tentang berbagai masalah lingkungan, perubahan iklim, konservasi hutan, dan untuk memperluas kesadaran mereka tentang bagaimana LSM lingkungan bekerja untuk mengatasi beragam masalah selama periode program magang delapan bulan. Siswa yang mengikuti program ini akan didanai oleh Sompo Environment Foundation selama program magang. Program berjalan atas kolaborasi bersama dengan Japan Environmental Education Forum (JEFF).
Berita Terkait
-
Tayang di NET, Reza Rahadian Jadi Marbot Masjid dalam Cerita Masjid yang Tak Dirindukan
-
Makan Siang Gratis Masih Sebatas Program Kampanye, Legislator: Terlalu Dini Bank Dunia Berkomentar
-
PSI Ungkap Realisasi Makan Siang Gratis Ala Prabowo-Gibran Berbeda dengan Uji Coba Menko Airlangga
-
Pemerintah Butuh Biaya Rp 1,05 Triliun Buat Jalan Program Makan Siang Gratis dalam Sehari
-
Intip Menu Makan Siang Gratis Ala Prabowo-Gibran untuk Anak Sekolah, Rp 15 Ribu Isi Apa Saja?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mitos macOS Lebih Aman Runtuh: Riset Kaspersky Ungkap Pengguna Mac Lebih Rentan Terkena Malware
-
Cushion Glad2Glow Pink dan Silver, Apa Bedanya? Ini Kelebihan Masing-Masing
-
Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin
-
Selat Hormuz Siap Dibuka Jika AS Mau Bayar Kompensasi ke Iran, Berapa Nominalnya?
-
PLTA Garung Pasok Energi Bersih ke Sistem Jawa-Bali, Aliri Listrik 30 Desa
-
Tak Risih Dijuluki Gubernur Persija, Pramono Optimis Juara Liga 1 Jadi Kado 500 Tahun Jakarta
-
5 Film Terbaru Agustus 2026, Ada Dear You Hingga The Tao Exorcist!
-
Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?
-
Hillary Clinton Kritik Dekorasi Gedung Putih Era Donald Trump Mirip Istana Saddam Hussein
-
Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global