Suara.com - Hampir seluruh milenial atau remaja di Indonesia memiliki media sosial. Jumlah pengguna medsos yang sangat besar, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan budaya Indonesia.
Tema ini yang diangkat dalam acara workshop digital bertajuk Makin Cakap Digital dengan tema "Promosi Budaya Indonesia Lewat Konten Digital". Acara ini sendiri digelar dalam acara Lomba Tari Antar Sekolah di GOR Batalyon Sorong, Kamis (13/6/2024).
Menyambut baik kedatangan workshop Makin Cakap Digital episode 22 ke kota Sorong, PJ Walikota Sorong, Septianus Lobat mengatakan, "Tema 'Promosi Budaya Indonesia Lewat Konten Digital' yang diangkat hari ini pasti dapat menggelitik potensi terpendam para siswa dan guru yang hadir hari ini. Terima kasih."
Workshop Makin Cakap Digital Episode 22 ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya yaitu Ika Palimbunga seorang CEO PT Pesona Pariwisata Papua membawakan pilar Budaya Digital, Gima Tiara Jaya Sroyer sebagai Staff Badan Pengembangan Inovasi Universitas Cenderawasih membawakan pilar Etika Digital, dan Syulla Ansanay seorang Content Creator sebagai KOL untuk acara hari ini.
"Indonesia bagaikan perpustakaan raksasa karena dari Sabang sampai Merauke memiliki banyak segala budaya yang beraneka ragam dan mampu menarik wisatawan manca negara," kata Ika Palimbunga melalui keterangan tertulis.
"Bahkan Pemerintah yang menyadari hal ini membuat campaign Wonderful Indonesia dengan harapan Indonesia semakin dikenal wisatawan seluruh dunia dan dapat memberikan kemajuan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat," ujar Ika menyambung.
Ika menjelaskan lebih lanjut kenapa Digifriends (sebutan bagi peserta workshop literasi digital) harus belajar tentang membuat konten dan mempromosikan budaya Indonesia. Karena sebagai warga +62 Digifriends perlu untuk merasa bangga dengan adanya empat faktor utama penarik pariwisata Indonesia sebagai Zamrud Khatulistiwa di antaranya: budaya, bahasa, alam yang indah dan Kuliner yang beraneka ragam.
Perjuangan generasi muda bagi negeri Indonesia di era digital tidak lagi perlu mengangkat senjata tapi mengangkat smartphone untuk membuat konten positif sebanyak-banyaknya untuk promosi budaya Indonesia di dunia digital.
Workshop offline dalam acara Lomba Tari Antara Sekolah Sorong yang memberikan banyak manfaat ini seratus persen gratis dan tidak dipungut biaya apapun sebagai wujud dedikasi Kemenkominfo kepada masyarakat Indonesia. Digifriends hanya perlu untuk melakukan registrasi terlebih dahulu melalui link yang sudah diberikan.
Baca Juga: Facebook Tidak Bisa Diakses Saat Pakai WiFi? Ini Solusinya!
Berita Terkait
-
Facebook Tidak Bisa Diakses Saat Pakai WiFi? Ini Solusinya!
-
3 Gejala yang Membuat Kamu Harus Berhenti Sejenak Bermedia Sosial
-
Starlink Resmi Turun Harga di Indonesia, Biaya Internet Elon Musk Kini Makin Murah
-
Panduan Lengkap Melihat Konten Instagram, Facebook, TikTok Tanpa Daftar
-
Konsisten Angkat Budaya Lokal, Karya Desainer Indonesia Tembus Asia Pacific Property Awards 4 Tahun Beruntun
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo
-
Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang