/
Sabtu, 06 Agustus 2022 | 19:31 WIB
Ilustrasi kebakaran (Suara.com)

CIANJUR - Si jago merah melahap ruang penyimpanan obat di Puskesmas Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Sabtu (6/8/2022). Diduga sumber munculnya api berasal arus pendek listrik di bagian atap ruangan.

Akibat dari peristiwa kebakaran ini kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Namun beruntung dalam insiden ini tidak sampai memakan korba jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr Irvan Nur Fauzi di Cianjur mengatakan, api pertama kali diketahui oleh warga setempat dan juga petugas. Akan tetapi dengan cepat kobaran api melahap ruangan tersebut.

"Saat itu api sudah menyala besar di bagian belakang puskesmas tepatnya di ruangan penyimpanan obat-obatan. Untuk menghindari api menjalar ke ruangan lain, petugas dibantu warga mengeluarkan barang berharga dan elektronik dari setiap ruangan," ucapnya, Sabtu (6/8/2022).

Dia menerangkan, obat-obatan dan juga alat medis yang berada ruangan tersebut bahkan hingga bangsal di ruangan rawat inap dievakuasi keluar karena ditakutkan api akan menjalar ke seluruh ruangan yang ada di puskesmas.

"Dugaan sementara dari arus pendek listrik, sebagian besar obat di ruangan farmasi ludes terbakar dan masih dalam pendataan, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah," kata Irvan melansir dari antara.

Koordinator Damkar Cianjur, Micky Arizona, mengatakan selang beberapa menit mendapat laporan dari pihak puskesmas, satu unit damkar dikirim ke lokasi yang langsung melakukan pemadaman api yang sempat menjalar ke ruangan kantor dan ruangan lainnya.

"Selang satu jam berkecamuk, api berhasil dipadamkan. Ruangan penyimpanan obat atau ruang farmasi nyaris rata dengan tanah dan sebagian besar obat di dalamnya sudah menjadi abu dan rusak terkena air," katanya.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran, namun dugaan sementara akibat arus pendek listrik di bagian atap ruangan farmasi."Dugaan sementara arus pendek listrik di bagian atap, namun kami masih menyelidiki bersama pihak kepolisian," katanya.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran Kios Handphone di Purbalingga yang Tewaskan Dua Orang

Load More