/
Senin, 08 Agustus 2022 | 12:24 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (Jabarnews.com)

CIAMIS - Sebanyak tujuh orang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan maut sebuh mobil pikap L300 masuk jurang di Kabupaten Ciamis, Senin (8/8/2022). Kecelakaan ini terjadi di Pudunan Jalan Werkit di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri.

BPD Desa Cibeureum, Asep Rahmat mengatakan, berdasarkan data sementara sebanyak 7 orang meninggal dunia. Dia mengetahui kecelakaan ini dari laporan warga.

Tak hanya korban tewas, ada juga korban lainnya yang mengalami luka-luka. Para korban saat ini sudah dilarikan ke puskesmas terdekat dan RSUD Ciamis.

“Kemudian, kita langsung ke lokasi kejadian kecelakaan itu,” terangnya, Senin (8/8/2022).

Ia menuturkan, mobil tersebut dari arah Majalengka dan tidak tahu akan menuju ke mana. Namun saat tiba di Pudunan Werkit, mobil pikap tersebut diduga oleng, dan masuk jurang kurang lebih sekitar 30 meteran.

“Setelah itu, jatuh pas di pohon bambu warga,” tutur Asep melansir dari harapanrakyat.com.

Lanjutnya menambahkan, berdasarkan data sementara, jumlah penumpang itu sekitar 25 orang. Adapun yang meninggal dunia sebanyak 7 orang, dan sebagian sudah petugas evakuasi. Sedangkan 3 orang laginya masih dalam proses evakuasi. 

Sementara untuk penumpang yang mengalami luka-luka dan kritis saat ini sudah di evakuasi, dan langsung dilakukan perawatan medis di Puskesmas terdekat dan RSUD Ciamis. 

“Untuk penumpang yang mendapat rujukan ke RSUD Ciamis itu, kurang lebih ada sebanyak 8 orang,” terangnya.

Baca Juga: Depresi karena Masalah Keluarga, Warga Ciamis Nekat Bakar Diri

Sementara itu, bidan Puskesmas Sukamantri, Heni Sri menambahkan, rata-rata korban yang dirujuk ke RSUD Ciamis itu kebanyakan kondisinya mengalami patah tulang. 

“Kondisi korban mobil pikap yang masuk jurang itu kebanyakan rata-rata mengalami luka robek dan patah tulang, terutama pada bagian kaki. Dan saat ini dirujuk ke RSUD Ciamis,” singkatnya.

Berdasarkan informasi, kecelakaan mobil pikap L300 yang masuk jurang tersebut datang dari arah Majalengka menuju Tasikmalaya. ***

Load More