CIAMIS - Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan pikap masuk jurang di Jalan Raya Sukamantri - Panjalu, Dusun Cimara, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Dalam insiden ini, sebanyak 7 orang penumpang dinyatakan tewas.
Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro menerangkan, mobil pikap yang melaju dari arah Majalengka tersebut membawa penumpang sebanyak 17 orang. Ketika melintasi di lokasi, pikap tersebut tiba-tiba saja hilang kendali hingga masuk jurang.
"Sementara dugaan masih dalam pendalaman. Apakah rem blong atau ada faktor lainnya," katanya, Senin (8/8/2022).
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB itu, menyebabkan enam orang tewas di tempat dan satu lainnya meninggal saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas setempat.
"Korban meninggal 6 orang di TKP. Satu orang meninggal di Puskesmas Sukamantri. 10 orang lainnya luka-luka dan mendapat perawatan di Puskesmas Sukamantri dan RSUD Ciamis," terang Tony.
"Dari 10 orang korban luka-luka, 5 orang diantaranya anak-anak," tambahnya.
Masih kata Tony, mobil tersebut berasal dari Burujul Jatiwangi, Majalengka yang hendak melakukan hajatan di wilayah Panjalu.
Sementara saat ini pihaknya masih melakukan proses evakuasi. Karena proses awal diutamakan melakukan proses evakuasi korban.
"Kami masih lakukan proses evakuasi. Hal itu bagian dari proses penanganan TKP yang jadi prioritas awal korban dulu. Proses evakuasi masih jalan. Setelah proses evakuasi korban kami akan olah TKP," pungkasnya. ***
Baca Juga: Kecelakaan Pikap Masuk Jurang di Ciamis, 7 Orang Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
3 Lampu Emergency Terbaik dan Tahana Lama Sampai 20 Jam, Solusi Listrik Mati dalam Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA