/
Selasa, 16 Agustus 2022 | 06:14 WIB
Lambang Jawa Barat.

Jawa Barat atau Jabar merupakan wilayah berkaraktaristik kontras dengan dua identitas: masyarakat urban yang sebagian besar tinggal di wilayah Jabodetabek serta Bandung Raya; dan masyarakat tradisional yang hidup di pedesaan yang tersisa.

Selain bahasa resmi yakni bahasa Indonesia, mayoritas masyarakat Jawa Barat umumnya bertutur menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa asli mereka.

Lambang Jawa Barat terdiri dari sebuah perisai berbentuk bulat telur dengan hiasan pita di bagian bawahnya yang berisikan motto Jawa Barat yaitu Gemah Ripah Repeh Rapih.

Berikut ini makna logo atau lambang Jawa Barat yang perlu diketahui;

Padi Melambangkan bahan makanan pokok masyarakat Jawa Barat dengan 17 butir gabah melambangkan tanggal hari kemerdekaan Republik Indonesia.
 
Kapas Satu Tangkai melambangkan kesuburan sandang, dengan 8 kuntum bunga menggambarkan bulan proklamasi Republik Indonesia.
 
Kujang merupakan alat serbaguna yang selama ini dianggap senjata khas masyarakat Sunda. Pada salah satu sisi “kujang” tersebut terdapat lima buah lubang yang melambangkan lima dasar pokok negara “Pancasila”.
 
Gunung melambangkan bahwa sebagian besar wilayah Jawa Barat adalah daerah pegunungan.
 
Sungai melambangkan terusan, saluran, dan laut yang menjadi ciri alam Jawa Barat.
 
Petak-Petak di Bawah Gunung melambangkan lahan pertanian berupa sawah, ladang, dan perkebunan sebagai kekayaan alam Jawa Barat.
 
Dam atau Bendungan melambangkan kegiatan di bidang irigasi yang merupakan salah satu perhatian pokok Jawa Barat sebagai daerah agraris.
 
Sementara, makna warna;

Hijau melambangkan kesuburan dan kemakmuran tanah Jawa Barat.

Biru melambangkan ketentraman atau kedamaian.

Kuning melambangkan keagungan, kemuliaan dan kekayaan.

Hitam melambangkan keteguhan dan keabadian.

Baca Juga: Sejarah Panjang Jawa Barat, yang Kini Jadi Jantung Budaya Sunda

Merah melambangkan keberanian.

Putih melambangkan keagungan, kemuliaan dan kekayaan.(*)

Load More