SUKABUMI - Warga menemukan granat nanas yang diduga masih aktif di sekitar Lapang Cikiray, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (18/8/2022). Warga kemudian melaporkan penemuan granat ini ke polisi setempat.
Kapolsek Cisaat AKP Deden Sulaeman mengatakan, granat tersebut ditemukan warga sekitar pukul 21.00 WIB. Warga menemukannya di dekat gorong-gorong sekitar Lapang Cikiray.
Granat tersebut kemudian oleh warga berinisial MS (48 tahun) dan S (49 tahun) dibawa ke rumah tokoh masyarakat setempat bernama Pak Usman. Ketika ditemukan keadaan granat tersebut tidak terbungkus apapun.
"Mereka lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cisaat, Polres Sukabumi Kota," ujarnya, Jumat (19/8/2022).
Saat itu polisi langsung mengecek dan menemukan granat nanas dalam kondisi berkarat, sesuai laporan warga. Polsek Cisaat kemudian berkoordinasi dengan Koramil 0709 Cisaat, lalu menghubungi Bengkel Lapangan alias Benglap atau Bengkel Senjata 311 Kota Sukabumi untuk mengamankan granat yang diduga aktif itu.
"Menurut anggota Benglap 311 Kota Sukabumi, benda tersebut adalah benar granat nanas yang diduga masih aktif karena pelatuk atau penariknya masih ada," ujar Deden melansir dari sukabumiupdate.com.
Anggota Benglap 311 Kota Sukabumi selanjutnya mengambil granat nanas itu dan membungkusnya dengan lakban kuning. Mereka lalu memasukkan granat yang diduga masih aktif tersebut ke dalam ember plastik yang sudah diberikan pasir.
"Ini sengaja dilakukan supaya tidak bergerak atau goyang granat tersebut," katanya.
Selepas itu Polsek Cisaat langsung melakukan serah terima granat nanas tersebut kepada anggota Benglap 311 Kota Sukabumi. Sekira pukul 23.23 WIB, granat itu dibawa nggota Benglap 311 Kota Sukabumi ke markas Benglap di Jalan Arif Rahman Hakim, Warudoyong, Kota Sukabumi, untuk disimpan di gudang mesiu senjata.
Baca Juga: Granat Tangan Aktif Temuan Pemancing di Bantaran Sungai Belong Malang Dievakuasi
Belum diketahui siapa pemilik granat tersebut dan saat ini masih diselidiki Benglap 311 Kota Sukabumi. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!