Depok.suara.com, Seorang warga tak sengaja menemukan Granat Nanas aktif yang diduga peninggalan masa kemerdekaan di Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor.
Asmawi seorang warga yang juga berprofesi sebagai petani bernama Asmawi mengaku bahwa dirinya pertama kali menemukan benda yang diduga granat tersebut menggali tanah ditempat ia biasa beraktifitas.
Kapolsek Tajurjalang Iptu Mengatakan bahwa warga tersebut tidak mengetahui benda yang ditemukannya adalah sebuah granat nanas aktif.
"Saat pertama kali menemukan tidak tahu kalau saksi ini benda yang ditemukan itu adalah granat nanas aktif," ujar Kapolsek.
Bahkan, kata Iptu Tamar mengatakan, saat ditemukan, warga tersebut terus memaculnya untuk dibersihkan tanahnya.
"Granat itu didapatkan dalam tanah di kedalaman 15 Cm di sebuah kebun kosong garapan yang rencana akan ditanami pohon pisang sama saksi," katanya.
Selmtelah Asmawi langsung melaporkan ke anggota Bhabibkamtibmas dan babinsa langsung ditindak lanjuti dengan menghubungi Tim Gegana Korps Brimob Kelapa Dua Depok.
"Sekitar pukul 17.00 WIB sore harinya Gegana dari Brimob Kelapa Dua Depok langsung meledakan granat nanas di area perkebunan dengan radius steril warga sejauh 100 meter," tuturnya.
Meski sudah dipendam sewaktu mau diledakan dengan kedalaman tanah mencapai 30 Cm.
Baca Juga: Kota Vinnytsia Ukraina Dihantam Rudal, Korban Tewas 20 Warga Sipil
Kemungkinan granat nanas dari sisa-sisa pejuang kemerdekaan yang dahulu diduga dibuang ke dalam rawa kebetulan di lokasi berdekatan dengan Setu Nanggerang terjadi pendangkalan lalu didapatkan oleh petani yang sedang menggali.
Terkait temuan granat,lanjut Iptu Tamar, saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan ada dua orang pasangan suami istri.
Bagi masyarakat yang mengetahui informasi dan menemukan benda-benda mencurigakan agar dapat segera menghubungi anggota terdekat untuk dapat segera ditindak lanjuti.
Berita Terkait
-
Terjadi Lagi, Bus AKAP Kerap Mangkal Disejumlah Titik di Jalan Raya Bogor
-
Heboh Sampah Menumpuk di TPS Sawahan Boyolali, Keluarkan Bau Menyengat, Warga Protes dan Bentangkan Spanduk Penolakan
-
Beredar Video Banyak Ikan Sapu-sapu Mendadak Mati, Apakah Bisa Dikonsumsi?
-
Viral, Oknum Pegawai Desa Menolak Berikan Bukti Pembayaran Uang Puluhan Juta Kepada Warga yang Urus AJB
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Tanpa Jeda
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan