JAKARTA – Seorang pria berusia 27 tahun terpapar virus cacar monyet usai pulang dari luar negeri. Temuan pasien cacar monyet ini merupakan pertama di Indonsia.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum mengungkap sosok pria tersebut. Namun demikian, Kemenkes langsung melakukan penelusuran negara mana saja yang pernah dikunjungi pria tersebut.
Disebutkan, usai pulang dari luar negeri pasien mengalami demam dan pembesaran gejala limpa. Tim medis pun langsung meresponsnya dengan pemeriksaan, termasuk tes PCR. Setelah dua hari pemeriksaan, pasien dinyatakan positif cacar monyet.
Meski tak mengalami gejala berat, Kemenkes menjelaskan, terdapat ruam cacar yang muncul di muka, telapak tangan, kaki dan sebagian alat genital pada pasien.
Ia hanya mengalami gejala ringan dan kini dalam keadaan baik-baik saja. Hal ini membuat pasien tersebut tak perlu dirawat di ruang isolasi, tetapi perlu menjalani isolasi mandiri di rumah.
Seperti diketahui, saat ini setidaknya ada 15 negara yang sudah mengonfirmasi kasus cacar monyet, termasuk Amerika Serikat, Jerman, Inggris, dan Singapura.
WHO telah mengganti nama cacar monyet menjadi Clade, ini dilakukan untuk mencegah stigmatisasi. Cacar monyet ditemukan ahli pertama kali pada 1958, dinamakan demikian karena berasal dari cacar yang menyerang koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian.
Menurut Juru bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril , saat ini pemerintah tengah menyiapkan pengadaan 10 ribu dosis vaksin cacar monyet atau monkeypox.
Nantinya, vaksin akan diutamakan untuk pasien cacar monyet dan orang yang berkontak erat dengan pasien.
Baca Juga: Video: Kampung Tajur Purwakarta, Desa Unik Dengan Kearifan Lokal Sunda
"Insya Allah ada sekitar 10 ribu vaksin nanti kita adakan. Dan akan kita berikan kepada yang sedang menderita cacar monyet dalam masa inkubasi dan kepada kontak erat," kata Syahril dalam konferensi pers, Sabtu (20/8). (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Ramalan Zodiak Hari Ini 16 April 2026: Energi Positif, Fokus Meningkat, dan Peluang Tak Terduga
-
Berapa Harga HP Nokia Jadul Sekarang? Simak Daftar Harganya di Sini
-
Harga RAM Naik, Intel Pastikan Inovasi Tak Terhambat
-
Game Star Trek Resurgence Dihapus dari Toko Digital, Lisensi Berakhir
-
3 Tahun Terjebak 'Neraka' di Perairan Papua: Kisah Pilu ABK Lampung Selatan Korban Perbudakan
-
Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI
-
IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Berjerawat? Ini 5 Pilihannya
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai