JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengapresiasi instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berkomitmen memberantas praktik perjudian hingga narkoba di Indonesia.
Tak hanya itu, dia juga mendorong Kapolri untuk memberikan hukuman yang berat kepada anggota atau aparat yang terlibat dalam dua tindak kejahatan tersebut. Salah satunya kepada Kasat Narkoba Polres Karawang yang dinilainya telah mencoreng institusi kepolisian karena terlibat dalam peredaran barang haram narkotika.
"Sanksi tegas perlu diberikan kepada anggota Polri yang terlibat seperti kasus terakhir yang terjadi pada Kasat Narkoba Polres Karawang," ucapnya.
Menurutnya, hal tersebut sangat perlu dilakukan guna mencegah anggota atau aparat terlibat dalam perjudian atau narkoba di kemudian hari. Mengingat dalam beberapa waktu terakhir tengah menjadi sorotan publik Tanah Air.
"Patut kita dukung langkah Kapolri, jangan sampai aparat penegak hukum terlibat serta melindungi para pelaku bandar judi dan narkoba hanya demi meraup keuntungan tanpa memikirkan nasib masa depan generasi bangsa," tambah Andi Rio.
Andi mengatakan, langkah yang diambil Kapolri juga diharapkan bisa menekan peredaran narkoba di kalangan masyarakat.
"Jangan sampai peredarannya makin marak dan makin sulit diberantas," ujarnya.
Selain itu, Polri juga harus 'ramah' terhadap kemajuan teknologi untuk memberantas perjuadian yang kini sudah merambah hingga secara online atau daring.
"Kepolisian harus mencegah dan memberantas dengan melakukan kerja sama lintas sektor agar lebih cepat dan mudah mengungkap serta menangkap para pelaku," katanya.
Baca Juga: Stasiun Karawang Ini Dibangun Pada Era Bataviasche di Tahun 1887
Dikatakan pula oleh Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu bahwa perintah Kapolri harus dijalankan jajarannya hingga tingkat bawah sehingga jangan sampai perintah tersebut hanya didengar dan "angin lalu" bagi jajarannya.
Wakil rakyat ini mengatakan bahwa kerja sama lintas sektor dengan para pemangku kepentingan harus utamakan dan membangun koordinasi serta komunikasi yang baik agar mempermudah dalam melakukan pemberantasan. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
Terkini
-
3 Rekomendasi Aplikasi Investasi Terbaik untuk Pemula di 2026
-
AFC Anulir Dua Kemenangan, Malaysia Tak Bisa Ikuti Jejak Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Promo Daging Superindo Jelang Lebaran, Diskon Gila-gilaan Harga Mulai Rp5 Ribuan
-
Bazaaar Parfum Hemat Spesial dari Superindo Mulai Rp12.000
-
"War Uang Baru" Jelang Lebaran: Tradisi Sensasional atau Cara Berbagi Kebahagiaan?
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Perkuat Stok, Bahlil Buka Opsi Impor BBM dari Rusia
-
Spiritual Burnout: Saat Semangat Ibadah Meredup di Ujung Ramadan
-
Malam Takbiran Idulfitri NU Tanggal Berapa? Cek Perkiraan Hari Lebaran 2026
-
Kemenhub Jelaskan Penyebab Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran 2026