High heels atau sepatu hak tinggi adalah model sepatu di mana bagian tumit berbanding dengan bagian jari kaki, lebih tinggi secara signifikan di atas tanah.
Terutama bagi kaum wanita, sebaiknya berhati-hati jika sering memakai sepatu hak tinggi. Penggunaan sepatu ini ternyata menyimpan risiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan yang membahayakan.
Berikut ini beberapa bahaya memakai high heels apabila digunakan terlalu sering atau dalam durasi terlalu lama;
Gangguan Saraf Tulang Belakang
Penggunaan sepatu hak tinggi dapat membuat seseorang berjalan dengan posisi tidak seimbang. Hal ini pun bisa membuat tulang belakang menjadi tidak sejajar, yang lama-kelamaan bisa menyebabkan gangguan postur tubuh.
Berjalan dalam waktu yang lama dengan sepatu hak tinggi dapat menyebabkan tulang belakang bergerak secara tidak wajar dan menyebabkan penekanan pada otot daerah lumbar. Hal inilah yang dapat menyebabkan punggung bagian bawah terasa sakit.
Cedera Lutut
Tumpuan yang salah saat menggunakan sepatu hak tinggi akan menyebabkan berat badan lebih tertumpu pada bagian tengah lutut. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan risiko cedera lutut.
Sepatu hak tinggi berpotensi menyebabkan cedera otot, khususnya jika Anda menggunakan ukuran yang terlalu kecil.
Baca Juga: Jawa Timur Diguncang Dua Kali Gempa Tektonik, Berpusat di Kediri dan Pasuruan
Cedera akibat sepatu high heels juga dapat terjadi akibat ketidakseimbangan tubuh ketika berjalan. Seseorang lebih rentan terjatuh dengan menggunakan sepatu tersebut.
Varises
Ketika menggunakan sepatu hak tinggi, pergerakan kaki menjadi terbatas. Hal ini dapat membatasi sirkulasi darah pada anggota tubuh bagian bawah.
Karena efisiensi aliran darah terganggu, maka dapat terjadi pelebaran pembuluh darah vena pada tungkai, yang dikenal dengan varises. Dalam jangka panjang, varises dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada kaki yang terkena.
Gejala yang ditimbulkan dari varises pada kaki di antaranya kram, rasa nyeri, serta kaki terasa berat dan panas. Keluhan tersebut akan lebih terasa saat duduk atau berdiri terlalu lama.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Viral! Ini 5 Fakta Pasangan Terciduk Bermesraan di Mushola Pantai Logending Kebumen
-
Polisi Amankan Satu Terduga Pelaku Penganiayaan Pemotor di Umbulharjo Kota Jogja
-
Agama Adik Vidi Aldiano Dipertanyakan, Jawab Sang Ayah Bikin Ngakak
-
Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas