PURWAKARTA - Polsek Sukatani menyita puluhan liter minuman keras jenis tuak yang dijual di sebuah warung, Sabtu (27/8/2022). Sementara untuk pemilik langsung di bawa ke Mapolsek Sukatani untuk dimintai keterangan.
Kapolsek Sukatani, AKP Asep Saepudin mengatakan, razia miras dilakukan salah satunya mengantisipasi adanya tindak pidana dan korban akibat miras di wilayah hukum Polsek Sukatani.
Asep menambahkan razia miras itu dilakukan atas laporan masyarakat adanya tempat yang diduga menjual minuman keras jenis tuak, di wilayah hukum Polsek Sukatani.
"Untuk razia malam ini, ada sebuah warung yang berda di Kampung Citapen, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta yang menjual miras jenis tuak. Dari Warung tersebut kami berhasil menyita 22 bungkus plastik yang berisikan minuman jenis tuak dan satu jerigen warna biru isi kurang lebih 25 liter minuman jenis tuak," katanya, Minggu (28/8/2022).
“Pemiliknya kita amankan dan dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan, dan wajib lapor untuk memudahkan pengawasan,” tambah Asep.
Menurutnya, beberapa tindak kriminalitas kerap juga terjadi akibat pelaku berada di bawah pengaruh alkohol.
Karena hal tersebut, lanjut Asep, banyak warga yang mengeluhkan keamanan dan ketertiban akibat para peminum yang membuat ulah di lingkungan masyarakat.
"Guna menekan lebih sedikit terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) serta tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Sukatani. Operasi ini akan kami laksanakan terus, kami konsen dengan pemberantasan terhadap penyakit masyarakat berupa miras, judi dan lain-lain," tegas Asep.
Dalam patroli ini, kata dia, pihaknya lebih mengedepankan tindakan persuasif, preventif dan humanis guna mencegah terjadinya tindak pidana.
Baca Juga: Fokus Purwakarta Dukung Airlangga Hartarto Jadi Capres 2024
"Kami berharap kegiatan ini memberi rasa aman, kenyamanan, dan menciptakan kondusifitas bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta," kata Asep. (Gin)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah
-
Cabai Habanero Terpedas Kini Dikembangkan di Indonesia, Apa Keunggulannya Dibanding Varietas Impor?
-
Toyota Tantang Kemampuan Siswa SMK Lewat Donasi Mesin Mobil Kejar Ketertinggalan Dunia Industri
-
Bye Kulit Kering! Ini 5 Pilihan Body Wash Mengandung Hyaluronic Acid
-
Rumah Digeledah KPK, Apa Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal WTP Muara Enim?
-
Masuki Tahun ke-10, Seluruh Anggota NCT 127 Resmi Memperpanjang Kontrak
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing
-
Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan