KARAWANG - Tingkat peredaran narkoba di Kabupaten Karawang relatif cukup tinggi. Bahkan wilayah ini berpotensi menjadi daerah yang bisa menumbuhkan jaringan peredaran barang haram tersebut.
Hal ini dikatakan Kepala BNN Kabupaten Karawang R Dea Rhinofa. Menurutnya, hal tersebut bukan tidak mungkin, mengingat 'pasar' untuk beredarnya barang haram tersebut di Kabupaten Karawang cukup banyak.
"Tentu berpotensi. Jaringan narkoba berpotensi tumbuh di Karawang, karena memang ada pasarnya," terangnya, Sabtu (27/8/2022).
Dia menyebutkan, ekspatriat di Kabupaten Karawang cukup banyak karena daerah ini menjadi salah satu kawasan industri tersebar di Jawa Barat. Tak hanya itu, Karawang juga daerah yang memiliki daerah pesisir, ada sembilan kecamatan yang berada di pesisir pantai.
Menurut Dea, bahwa 80 persen penyelundupan narkotika itu terjadi melalui jalur laut.
Dea mengaku nomor handphone-nya sebelumnya sudah disebar dan diketahui oleh masyarakat.
Dia bercerita pernah mendapat laporan langsung dari masyarakat terkait indikasi peredaran narkotika di wilayah pesisir, yakni terlihat kapal di perairan Karawang yang bertengger di waktu-waktu tertentu.
Menyikapi potensi Karawang yang bisa menumbuhkan jaringan narkoba, pihaknya akan sudah berupaya melakukan beragam pencegahan. Di antaranya dengan berkoordinasi ke pihak kepolisian setempat dan berupaya melakukan patroli laut.
Bahkan pihaknya berencana akan menerapkan digitalisasi dalam mencegah semakin menjamurnya jaringan narkoba di Karawang.
Baca Juga: Hyundai Stargazer Jadi Tolok Ukur MVP, Kini Hadir di Karawang
"Jadi tugas kami adalah memutus sindikat jaringan narkoba. Kalau kami menangkap pengedar, tentunya tidak akan berhenti, tapi akan ditelusuri sampai ke atas. Tidak selesai di tingkat pengedar," ucapnya melansir dari Antara. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan