PURWAKARTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Bojong, Polres Purwakarta menggelar pertemuan dengan tokoh ulama di wilayah tersebut. Pertemuan sederhana ini sebagai bentuk silaturahmi dan komunikasi pihak keamanan dengan tokoh ulama.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Bojong, IPDA Budiman mengatakan, selain untuk memperkuat silaturahmi, kegiatan itu juga untuk menjalin kemitraan dengan tokoh agama di wilayah hukum Polsek Bojong.
"Pertemuan ini dilakukan guna mempererat tali silaturahmi Polri dengan tokoh agama. Sebagai petugas pengamanan wajib menjalankan Kamtibmas. Dan biar sampai ke masyarakat, kita butuh ulama agar bisa menyampaikan hal-hal yang benar," ucap Pria yang akrab disapa Abah Budiman itu, pada Selasa, 30 Agustus 2022.
Dijelasaknya, silaturahmi ini merupakan kegiatan sambang kamtibmas kepada para tokoh agama. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga untuk mengetahui permasalahan dan harapan masyarakat.
"Dengan adanya komunikasi, diharapkan akan terjalin hubungan yang baik antara Polri dan para tokoh-tokoh agama maupun masyarakat di Kabupaten Purwakarta, khususnya di Kecamatan Bojong," ungkap pria yang terkenal dengan murah senyum itu.
Melalui komunikasi seperti ini, Abah Budiman menambahkan diharapkan mampu menyerap aspirasi dan menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kami tidak bisa menjaga wilayah Kecamatan Bojong hanya sendiri, tanpa adanya doa, dukungan dan bantuan dari para tokoh agama dan para ulama yang ada di wilayah Kecamatan Bojong," tutur Abah Budiman.
Selain itu, lanjut dia, dengan menggandeng ulama atau tokoh agama pihaknya meminta para ulama ini untuk menyosialisasikan dan mendisplikan protokol kesehatan di masyarakat, guna memutus penyebaran Covid-19 yang belum berakhir.
"Ini merupakan upaya preemtif dan preventif guna tingkatkan edukasi, peran aktif, kepedulian dan mendorong elemen masyarakat untuk disiplin dan patuh protokol kesehatan, pasalnya pandemi Covid-19 hingga saat ini belum berakhir," tutur Abah Budiman.
Baca Juga: Kehendak Carlos Fortes dan Yoyok Sukawi, Penyerang Tajam PSIS Semarang Resmi Balik ke Benfica
Kapolsek meyakini, dengan keterlibatan ulama dan doa para ulama dapat mengakhiri pandemi Covid-19.
"Pada prinsipnya Polri harus hadir dan eksistensinya untuk melindungi, mengayomi dan melayani serta harkamtibmas dan mendukung program pemerintah. Dengan aktif dan intensifnya silaturahmi dengan para tokoh, diharapkan memotivasi untuk edukasi dan pendisiplinan protokol kesehatan serta bangkitkan semangat bersatu cegah dan lawan Covid-19," ucap Abah Budiman. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Zodiak Pembawa Keberuntungan Selamanya, Konon Hidupnya Penuh Peluang dan Rezeki
-
Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR
-
4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
-
Sindikat Spesialis Pencuri NMax di Siak Dibekuk, Ternyata Positif Sabu
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Oman, Duet Marselino Ferdinan dan Ole Romeny?
-
KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening
-
Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis: 6 Fakta Jemput Paksa Eks Petinggi BGN Dadan Hindayana dkk
-
Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati
-
DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.
-
Kala Prabowo Sapa Jaksa Agung setelah Tangkap Kepala BGN: Yang Sekarang Agak Diwaspadai