/
Kamis, 01 September 2022 | 12:18 WIB
Kisah di Balik Lagu Wake Me Up When September Ends dari Green Day (Youtube)

PURWASUKA - Lagu 'Wake Me Up When September Ends' belakangan ini banyak diputar dan dijadikan bahan Instagram story atau status WhatsApp. Akan tetapi, apa kalian tahu kisah dan makna dari lirik lagu tersebut?.

Diketahui, lagu 'Wake Me Up When September Ends' ditulis sang vokalis Green Day Billie Joe Armstrong, sampai saat ini masih menjadi ikonik ketika bulan September tiba.

Dibalik lagu tersebut, Billie Joe Armstrong menyisipkan kisah yang mengharukan dari pengalaman hidupnya. Lantas, apa kisah apa itu? Simak berikut ini:

Dilansir dari American Song Warite, Vokalis Billie Joe Armstrong menulis lirik lagu ini setelah kematian ayahnya pada 10 September 1982. Saat pemakaman, Armstrong menangis, berlari pulang, dan mengunci diri di kamarnya. 

Ketika ibunya tiba di rumah dan mengetuk pintu kamarnya, dia hanya berkata, "Wake Me Up When September Ends / Bangunkan aku ketika bulan September berakhir," dilaporkan muncul dengan judul saat itu juga.

Seperti ayahku terjadi
Tujuh tahun berlalu begitu cepat
Bangunkan aku ketika bulan September berakhir

Beberapa baris pertama lagu itu merujuk pada mendiang ayahnya dan waktu yang telah berlalu sejak kematiannya. Dalam sebuah wawancara dengan Howard Stern Show, Armstrong mengatakan liriknya terinspirasi oleh kesedihan yang dia rasakan sekarang setiap bulan bergulir.

“Saya pikir itu adalah sesuatu yang hanya tinggal bersama saya; bulan September adalah peringatan yang selalu, saya tidak tahu, agak mengecewakan, ”kata Armstrong kepada Stern. “Aku memikirkannya setiap hari, sungguh. Saya agak menghindari menulis tentang dia selama bertahun-tahun, dan akhirnya memiliki terobosan seperti itu terasa menyenangkan. Itu tidak terlalu seperti emosi negatif, tapi itu seperti menghormatinya,” kata Armstrong dilansir American Song Wariter.

Saat ingatanku beristirahat
Tapi tidak pernah melupakan apa yang hilang dariku
Bangunkan aku ketika bulan September berakhir

Baca Juga: Update Harga BBM: Pertamax dan Pertalite Belum Naik, Jenis BBM Ini Malah Turun

Meskipun lagu itu ditulis lebih awal, sudah hampir 20 tahun sejak kematian ayahnya ketika band tersebut merekam lagu tersebut. Armstrong mengatakan butuh beberapa saat baginya untuk menjadi siap secara emosional untuk menyanyikan lagu yang sangat pribadi itu.

Seperti ayahku yang terjadi
Dua puluh tahun berlalu begitu cepat
Bangunkan aku ketika bulan September berakhir

Sampai saat ini, lagu tersebut masih memiliki tempat spesial di kalangan penggemarnya dan tidak pernah absen dari trending topic media sosial setiap awal bulan September.

Lirik Lagu Wake Me Up When September Ends

Summer has come and passed
(Musim panas datang dan pergi)
The innocent can never last
(Anak kecil tak pernah bisa bertahan)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)

Like my fathers come to pass
(Seolah ayahku baru datang)
Seven years has gone so fast
(Tujuh tahun tlah berlalu begitu cepat)
Wake me up when September ends
(Bangunkan aku saat September berakhir)

Load More