PURWAKARTA - Anne Ratna Mustika merupakan perempuan kelahiran Kabupaten Cianjur yang kini menjadi Bupati Purwakarta periode 2018-2023. Namun siapa sangka, orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta ini dahulu pernah menjuarai pemilihan Mojang Jajaka.
Ambu Anne sapaan akrabnya, mengikuti ajang pemilihan Mojang Jajaka Kabupaten Purwakarta pada tahun 1999. Latar belakangnya yang berasal dari Kabupaten Cianjur membuatnya akrab dengan budaya kesundaan.
Hal inilah yang membuat dewan juri Mojang Jajaka ketika itu memilih Ambu Anne sebagai juara pertama dalam ajang tersebut. Bahkan hal ini juga diakui langsung oleh istri mantan Bupati Purwakarta dua periode Dedi Mulyadi itu.
“Maklum, saya mah kan dari desa. Jadi sudah biasa dengan uji ‘kaparigelan’ (keterampilan) di acara mojang. Alhamdulillah waktu itu juara satu,” ucap Ambu Anne melansir dari laman Purwakartakab.go.id.
Keponakan dari Bupati Purwakarta periode 1993-2003 Bunyamin Dudih itu pernah mewakili Kabupatan Purwakarta pada ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat tahun 2001 silam.
Ambu Anne yang sangat kental dengan ciri khas gadis desanya membuat hati Dedi Mulyadi yang ketika itu masih menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Purwakarta terpincut.
Awal mula pertemuan keduanya terjadi, ketika Ambu Anne masih bertugas di rumah dinas Bupati Purwakarta. Paras cantik Ambu Anne membuat Dedi Mulyadi tertarik kepada perempuan kelahiran 28 Januari 1982 ini.
Dedi Mulyadi bahkan sempat menanyai sejumlah orang perihal nama perempuan yang membuat dirinya terpana. Singkat cerita keduanya pun saling mengenal hingga kemudian menikah.
Dalam perjalanan rumah tangganya, Ambu Anne menceritakan bahwa dirinya sering mendampingi sang suami dalam berbagai kesempatan. Dalam kebersamaannya, dirinya memanfaatkan untuk menimba ilmu dan pengalaman.
Baca Juga: Keren, Ambu Anne Perempuan Pertama yang Menjadi Bupati Purwakarta
Hingga kemudian, Ambu Anne pun berani terjun ke dunia politik mengikuti jejak sang suami. Akhirnya Anne Ratna Mustika pun resmi menjabat sebagai Bupati Purwakarta pada tahun 2018.
“Sering ikut keliling melihat langsung keadaan masyarakat. Karena itu, saya jadi banyak belajar. Kini tiba masanya pelajaran itu saya aplikasikan dalam kebijakan di Purwakarta,” kata Ambu Anne. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati