Pemerintah bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) tengah melakukan uji coba pembuatan bensin dengan menggunakan minyak sawit (Bensa), hal ini sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu.
Bensa diklaim memiliki kualitas tinggi dan untuk produksinya direncanakan sebanyak 238,5 kilo liter perhari, rencana tersebut akan dibangun di Kabupaten Pelalawan, Riau dan Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyebut Bensa terbukti menghasilkan energi dengan kualitas tinggi dan tentunya ramah lingkungan serta sesuai dengan tuntutan jaman, demkian melansir dari cnnindonesia.com.
Arifin menjelaskan, Bensa adalah bahan bakar nabati (BBN) yang perlu didorong terus pengembangannya oleh pemerintah dalam rangka mencapai kemandirian energi serta mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG.
Proses konversi bensin dari minyak sawit dilakukan dalam sebuah reaktor dengan menggunakan katalis zeolite yang dikembangkan oleh pihak ITB.
Arifin juga mengingatkan, meski masih proyek percontohan akan tetapi sangat penting karena inovasi menjadi parameter penting menuju skala yang lebih besar dalam mengurangi impor BBM.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior, Berpotensi Absen di Fase Grup Piala AFF U-19
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini
-
Teror Pocong Gegerkan Surabaya, Cak Ji Pasang Badan: Lak Onok, Tak Parani Temen, Rek!
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini
-
Tinggalkan AC Milan, Statistik Rafael Leao Bersama Rossoneri Bikin Geleng-geleng
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
4 Jabatan Penting di Pemkot Malang Kosong, Begini Penjelasan Wali Kota