Subang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Asep Nuroni membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dengan tema Kolaborasi Melalui Aksi di Aula Pemda Subang, pada Kamis, (8/9/2022).
Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Kabupaten Subang, Hengky Sipayung yang mewakili Ketua Tim Harian GTRA Subang menyebutkan bahwa kegiatan tersebut adalah tindak lanjut dari GTRA tahun 2021.
Sekda Subang menyampaikan bahwa 12 sertifikat HGU PTPN VIII yang belum diperpanjang serta SK BPN 30/HGU/BPN/2004, Kabupaten Subang ada dua potensi untuk pengajuan TORA tahun ini.
"Karena itu, saya minta hal tersebut bisa dimanfaatkan secara clean and clear dan dihasilkan pemerataan tanah secara adil," lanjut Sekda.
Sekda juga berharap dengan kegiatan tersebut bisa mendapatkan banyak masukan dan terobosan mengenai hambatan yang ada, baik terkait regulasi maupun masalah lainnya.
Pemaparan mengenai tiga materi dari Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Usep Setiawan terkait reforma agraria di Indonesia hingga masalah reforma agraria di tingkat Kabupaten.
Usep menyampaikan bahwa masalah reforma agraria yang terjadi di Indonesia adalah ketimpangan penguasaan, pemanfaatan tanah, alih fungsi lahan pertanian, sengketa serta konflik agraria, dan kesenjangan sosial.
Tujuan reforma agraria sendiri adalah mengurangi ketimpangan penguasaan serta pemilikan lahan, menciptakan lapangan kerja, menciptakan kemakmuran serta kesejahteraan masyarakat
Terkait success story reforma agraria di Kabupaten Subang yaitu selesainya masalah batas Perhutani dengan tanah timbul sesuai dengan data dari BPKH XI Yogyakarta dan tercatat dalam dokumen GTRA 2021.(*)
Baca Juga: Berantas Narkotika, TP-PKK Subang Tandatangani Kerjasama Dengan BNNK Sumedang
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan