KARAWANG - Ruang kelas VI di sekolah SD Negeri Jatimulya V, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang ambruk pada Kamis (8/9/2022). Penyebab ambruknya ruang kelas tersebut diduga karena kondisi bangunan yang sudah rapuh.
Guru kelas VI SDN Jatimulya V, Gandi menerangkan, ruang kelas tersebut ambruk pada pagi hari, sehingga beruntung tidak sampai memakan korban siswa sekolah.
Diterangkannya, ruang kelas tersebut dibangun pada 2009 lalu. Namun dalam dua tahun terakhir, tidak digunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
Hal tersebut karena kondisi bangunan yang mulai rapuh dan lantainya pun rusak, dan dikhawatirkan roboh. Maka pihak sekolah, memutuksan untuk tidak menggunakan lagi ruang tersebut, demi keselamatan siswa-siswi.
“Dua tahun gak dipakai karena kondisi bangunan sudah lapuk kayak gini,” ujarnya, Kamis (8/9/2022).
Gandi menerangkan, pihak sekolah sudah mengusulkan perbaikan kepada instansi terkait. Namun hingga akhirnya ambruk tidak kunjung diperbaiki.
“Sudah diusulkan, pak Korwilcambidik (Pedes) bilangnya ini anggaran tahun 2023,” katanya.
Dia pun meminta instansi terkait untuk segera memperbaiki ruangn kelas tersebut, tak perlu harus menunggu sampai tahun 2023. Pasalnya, ini untuk mendukung KBM siswa.
“Kenyataannya sudah (rusak) begini, masa harus mengikuti terus anggaran 2023. Mungkin ada dana talang atau apa gitu,” katanya.
Baca Juga: Diduga Depresi, Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta saat Tiduran di Rel Green Garden Jakbar
Robohnya satu ruang kelas itu, Gandi mengaku akan kembali mengosongkan satu ruang kelas yang juga keadaannya sudah rapuh. Karena khawatir roboh saat pembelajaran berlangsung.
“Karena yang ini roboh, saya takut yang satu lagi juga roboh karena sama bangunan 2009. Makanya untuk besok gak bakal dipakai lagi,” katanya melansir dari radarkarawang.id.
Untuk diketahui, SDN Jatimulya V memiliki satu ruang kantor dan tiga ruang kelas yang akan digunakan untuk tempat kegiatan belajar mengajar dengan keseluruhan jumlah siswa sebanyak 94 orang.
“Semua siswa belajar di kelas. Kalau kelas IV, V, VI satu ruangan disekat,” kata Gandi.
Sementara itu, Korwilcambidik Pedes, Salim mengaku sudah mengetahui informasi ambruknya ruangan kelas VI SD Negeri Jatimulya V. Kejadian itu sekitar pukul 8 pagi saat anak-anak sudah masuk kelas.
“Iya ada satu kelas yang roboh, tapi kelasnya sudah tidak dipakai,” katanya saat dihubungi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan