KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang akan mengembangkan pusat wisata industri untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). Target pasar wisata industri ini menyasar kaum pelajar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan mengatakan, wisata industri ini akan mengedepankan kolaborasi pertunjukan kesenian dan kebudayaan dengan pemberian edukasi.
Menurutnya, hal ini akan berdampak positif untuk peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karawang. Tentunya ini juga berpengaruh besar pada PAD.
“Kalau ada kesenian, edukasi kita akan ikut kolaborasi. Harapannya tetap untuk peningkatan PAD di Kabupaten Karawang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Badan Pimpinan Cabang Kabupaten Karawang Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Gabriel Alexander menerangkan, wisata industri lebih mengarah kepada penekanan wisata edukasi.
“Jadi sebetulnya lebih ke arah wisata edukasi dan pengenalan industri terutama pabrik atau tempat yang ada di wilayah Karawang,” ucapnya mengutip radarkarawang.id.
Dia menerangkan, wisatawan nantinya akan diberikan pemahaman terkait ilmu tentang tata cara pembuatan produk dari perusahaan. Selain dengan sektor industri, pihaknya juga akan menggandeng hotel, restaurant dan perusahaan yang lain.
“Kita akan mengenalkan proses pembuatan produk terutama manufacturing, makanan yang dihasilkan. Ini akan berkesinambungan dengan semua pihak. Ke depannya juga akan berkelanjutan,” pungkasnya. ***
Baca Juga: Pasca Kenaikan Harga BBM, Pemkab Karawang Siap Tekan Laju Inflasi Daerah
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica