PURWAKARTA - Tidak tahan mencium bau akibat limbah yang diduga berasal dari pabrik PT Indorama, warga Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta menggelar aksi protes dengan cegati bus yang mengangkut karyawan ke pabrik tersebut.
Aksi warga terjadi di jalan Pramuka tepatnya depan Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, pada Sabtu, 10 September 2022, petang.
Kades Kembangkuning, Halim Wahyu mengatakan ini spontan warga karna kesal dari kemarin ada bau menyengat di sungai Cikembang yang diduga berasal dari Pabrik Indorama.
"Ini aksi spontan warga lantaran kesal dengan bau limbah yang mengalir di sungai Cikembang. Kejadian timbul bau limbah ini sudah kali ke 4 dalam jarak waktu 2 bulan," ucap Wahyu, saat ditemui di lokas aksi.
Lanataran kesal, lanjut dia, warga pun spontan melakukan penghadangan terhadap mobil bus jemput yang mengangkut karyawan Indorama.
"Saya tadi udah berkomunikasi dengan pihak management Indorama supaya bisa menemui warga, agar tidak terjadi aksi yang lebih besar. Warga disini ingin menyampaikan tuntutannya, terkait bau menyengat yang ditimbulkan limbah disinyalir dari Indorama ini. Supaya Indorama ataupun pabrik-pabrik disekitar Desa Kembangkuning ini tidak membuang limbah ke Sungai Cikembang," jelas Halim.
Sebetulnya, kata dia, jika pihak management Indorama bersedia menemui warga, tak akan ada aksi seperti ini.
"Saya sebetulnya tak berharap sampai terjadi seperti ini, saya bersama warga dari tadi menunggu pihak management untuk menjelaskan tapi tidak bisa. Akhirnya terjadilah aksi seperti ini," sebut Halim.
Halim berharap management Indorama bisa memenuhi tuntutan warga agar tidak ada bau lagi di sungai Cikembang ini.
Baca Juga: Ferdy Sambo Bantah Berikan Uang ke Bharada RE dan Bripka RR Usai Tewasnya Brigadir J
"Yang diharapkan warga agar bau menyengat akibat limbah lagi di kali Cikembang ini. Kita tidak bisa bicara apakah itu dibuang atau ada unsur kesengajaan ataupun itu, yang jelas jika terjadi hujan pasti bau limbah," tutur Halim.
Akibat aksi warga ini terjadi kemacetan di sepanjang Jalan Pramuka, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup