Purwasuka - Pemerintah kini tengah fokus melakukan upaya perbaikan dalam ketepatan sasaran untuk subsidi listik 450 Volt Ampere (VA) bagi masyarakat yang berhak menerimanya.
Pembaharuan data juga akan dilakukan pemerintah secara hati-hati dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan perkembangan masyarakat secara nasional.
"Untuk penataan agar tepat sasaran, kami dalam proses mengarah kesana supaya agar betul-betul tepat sasaran bagi penerima dan membutuhkan dapat manfaatnya," ucap Menteri ESDM Arifin Tasrif.
Pandemi Covid-19 yang mengakibatkan perubahan kondisi sosial di masyarakat telah mengubah data subsidi pada listrik 450 VA. Namun pihaknya akan terus memetakan dan melakukan update data terbaru sesuai dengan kondisi yang berkembang.
Kementerian ESDM telah memetakan data terbaru untuk subsidi listrik dengan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial yang kemudian akan diverifikasi ulang di lapangan.
Upaya tersebut juga dilakukan sesuai dengan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Sementara itu, mengenai wacana pengalihan pelanggan listrik 450 VA menjadi 900 VA, pihaknya menilai kurang tepat jika diimplementasikan untuk saat ini.
Hal tersebut mengingat peningkatan daya listrik 450 VA menjadi 900 VA akan berpotensi meningkatkan penggunaan listrik yang tentunya sejalan dengan peningkatan biaya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan