SUBANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Subang mengimbau masyarakat segera melapor ke posko pengaduan, bila nomor induk kependudukannya (NIK) terdafatr di Sistem Informasi Politik (Sipol) sebagai anggota partai politik.
Kordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar lembaga Bawaslu Kabupaten Subang, Imanudin mengatakan, pihaknya telah membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang NIK-nya di catut partai politik.
“Kita sudah membuka ruang pengaduan tersebut,” katanya mengutip dari pasundan.jabarekspres.com.
Hingga kini, sambungnya Bawaslu Kabupaten Subang baru menerima tujuh laporan aduan dari masyarakat yang dicatut NIK-nya sebagai pengurus partai politik.
Setelah adanya laporan dari masyatakat, Bawaslu Kabupaten Subang akan segera menindaklannjutinya dengan melaporkan hal tersebut ke KPUD Subang.
“Baru ada Tujuh masyarakat yang mengadu ke Bawaslu,” terang Imanudin.
Sementara itu, Ketua KPUD Subang Suryaman menerangkan, masyarakat merasa data dirinya dicatut segera membuat surat pernyataan tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik. Surat itu kemudian ditujukan ke Bawaslu atau KPUD setempat.
“Kita tampung, kita laporkan agar nama yang dicatut bersih lagi,” terangnya.
Dijelaskan Suryaman, pencatutan nama tersebut diduga karena setiap partai politik punya kewajiban untuk menyertakan keanggotaan minimal 1.000 anggota di tingkat kabupaten, dalam pendaftaran pendaftaran partai politik. Kemudian di-upload di Sipol.
Baca Juga: Ini 28 Tahun Perjalanan Karier Ferdy Sambo di Polri, Nasibnya Ditentukan Sidang Banding Hari Ini
“Nah partai politik dapat darimana data itu, masih jadi misteri. Ini prediksi saya, banyak yang dicatut namanya,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ryamizard Ryacudu Wafat, Rumah Duka Cikeas Dipadati Tokoh Militer dan Pejabat Negara
-
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Palembang yang Menembus Puncak TNI
-
Daftar Tanggal Merah Juni 2026: Ada Long Weekend di Awal Bulan, Waktunya Healing!
-
Karhutla Riau: Pasir Limau Kapas Padam, Rantau Bais, Sokoi dan Kandis Masih Membara
-
Meriah! Kris Dayanti Ungkap Pernikahan Azriel dan Sarah Menzel Bakal Libatkan 3 Budaya
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend