KARAWANG - Peristiwa nahas menimpa dua orang wartawan media online lokal Kabupaten Karawang yakni Gusti dan Zaenal. Keduanya menjadi korban penculikan dan penganiaayan yang diduga dilakukan oleh oknum kepala dinas Pemerintah Kabupaten Karawang.
Kasus ini pun saat ini telah ditangani oleh pihak kepolisian Karawang. Setelah kedua korban melaporkan tindakan tak terpuji diduga oleh oknum kepala dinas tersebut.
Peristiwa kekerasan ini bermula saat Gusti diminta untuk menemui seseorang yang diduga kepala dinas beserta sejumlah orang di Stadion Singaperbangsa Karawang pada Minggu (18/9/2022) malam.
Saat bertemu oknum tersebut, Gusti diminta untuk mencari keberadaan temannya Zaenal. Pada saat itu pun, korban Gusti dan sempat dicekoki minuman keras oleh oknum tersebut.
Tak hanya itu saja, kedua korban pun sempat mendapatkan intimidasi hingga berujuang pemukulan. Teganya, oknum tersebut juga memintah kedua korban untuk meminum air kencing.
Setelah puas memukuli kedua korban hingga tak sadarkan diri. Oknum diduga kepala dinas itu kemudian meninggalkan Gusti dan Zaenal di lokasi pertemuan.
"Saya baru sadar setelah dijemput sama saudara saya dan dievakuasi ke salah satu kantor dinas di Karawang. Tapi saya diarahkan menginap di hotel, tidak boleh pulang. Saya baru pulang ke rumah saat magrib," ujar Gusti mengutip jabar.inews.id.
Keduanya hingga kini tidak mengetahui penyebab oknum diduga kepala dinas melakukan perbuatan keji tersebut.
"Saya hanya menulis status di akun Facebook berisi kritikan terhadap salah satu organisasi sepak bola di Karawang. Saya dianggap melakukan provokasi. Menurut saya pribadi, harus ada yang diluruskan terkait yang di-launching itu. Saya menyoroti Persika," tambah Gusti.
Baca Juga: 4 Tips yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Wallpaper Dinding untuk Ruanganmu
Gusti menerangkan, akibat perbuatan oknum diduga kepala dinas itu dirinya mengalami luka di bagian kemaluan. Kemudian, korban Zaenal mengalami luka di bagian pelipis dan terpaksa mendapatkan jahitan.
Kedua korban juga sudah membuat laporan ke Polres Karawang. Korban Gusti berharap kasus ini diusut tuntas dan pelaku, termasuk oknum pejabat di lingkungan Pemkab Karawang yang diduga melakukan penganiayaan mendapatkan hukuman atas perbuatannya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Ulasan Film Office Romance: Romansa Kantor dari Netflix yang Kurang Legit
-
Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian
-
3 Moisturizer Wardah Mengandung Niacinamide, Hempas Noda Hitam dan Kulit Cerah Merata
-
Beras 5 Kg Cuma Rp54 Ribu, Warga Bogor Rela Antre Sejak Pagi di Stadion Pakansari
-
Kontroversi Penalti Qatar vs Swiss: VAR Bermasalah, FIFA Buka Suara
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Cerita Anak Pengungsi yang Jadi Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia 2026
-
4 Rekomendasi Lotion Urea Terbaik untuk Atasi Strawberry Skin Membandel
-
Rambut Kurang Nutrisi? Coba 5 Produk Serum Sampo Andalan Ini!