Purwasuka - Korps Lalu Lintas (Korlantas) adalah pelaksana utama Kepolisian Republik Indonesia yang ada pada tingkat Markas Besar dipimpin oleh Kepala Korps Lalu Lintas yang bertanggung jawab langsung di bawah Kapolri.
Korlantas bertugas menyelenggarakan dan membina fungsi lalu lintas yang mencakup pendidikan lalu lintas, penegakan hukum lalu lintas, registrasi, pengkajian masalah lalu lintas, dan identifikasi kendaraan bermotor dan pengemudi, serta patroli jalan raya.
Korlantas sendiri sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Ketika itu, Pemerintah Hindia Belanda menganggap perlu adanya wadah untuk mengimbangi perkembangan bidang lalu lintas yang semakin berkembang.
Pada tanggal 15 Mei 1915, lahir organisasi lalu lintas dengan nama Voer Wesen, dan mengalami perubahan menjadi Verkeespolitie, yang dalam bahasa Belanda berarti Polisi Lalu Lintas.
Kemudian pada masa penjajahan Jepang, peran Korlantas mengalami gradasi. Berbagai tugas keamanan dan pengamanan lalu lintas diambil alih militer Jepang dengan sebutan Kempetai atau Polisi Militer Jepang.
Kondisi tersebut terus mengalami perubahan pada masa Penjajahan Jepang dan masa Kemerdekaan Republik Indonesia, namun eksistensi Korlantas kian dipertegas pada tanggal 22 September 1955.
Ketika itu, Kepala Jawatan Kepolisian Negara mengeluarkan perintah Nomor 20/XVI/1955 pada tanggal 22 September 1955, tentang Pembentukan Divisi Lalu Lintas Jalan, yang ada di bawah Kepala Kepolisian Negara.
Karena itu, tanggal 22 September inilah yang menjadi acuan dari lahirnya Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia yang dirayakan hari ini.
Pada kesempatan ini, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo Mengucapkan selamat hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-67 Polantas yang Presisi, Pulih dan Bangkit Bersama Menuju Indonesia Maju.(*)
Baca Juga: HUT ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara, Polres Gorontalo Utara Bagikan Pelindung Kepala
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Fantastis! Gaji Setahun Cristiano Ronaldo Bisa Biayai Skuad Almeria Dalam 12 Tahun
-
Isu Riders Fajar SadBoy Ribet, Manajer Beri Bantahan: Tiket Cuma 2 pun Kami Jalan
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Klub Spanyol yang Dibeli Cristiano Ronaldo Ini Ternyata Pernah Diperkuat Striker Thailand
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Followers Almeria Melonjak Jadi 2,8 Juta usai Dibeli Cristiano Ronaldo, Sebelumnya Hanya 10 Ribu
-
Viral Harimau Sumatera Muncul Lagi di Agam, BKSDA Sumbar Pasang 6 Kamera Jebak!
-
Fajar Sadboy Akhirnya Bicara soal Diludahi Indra Frimawan: Dia Sudah Minta Maaf