SUBANG - Polres Subang berkomitmen menekan angka kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di wilayahnya. Pasalnya, dari Januari sampai September 2022 tercatat ada 39 kasus kekerasan seksual terhadap anak.
Kapolres Subang, AKBP Sumarni menerangkan, bahwa kasus kekerasan seksual anak di Kabupaten Subang korbannya banyak berasal dari kalangan pelajar. Maka dari itu, pihaknya bertekad menekan terjadinya kasus semacam itu.
Hal ini disampaikannya pada agenda NGOPI (Ngobrol Pendidikan) dengan tema "Pola Asuh Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dalam Pencegahan Pelecehan Seksual di Kalangan pelajar dan Santri yang digelar di di Aula Khoerul Ummah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Subang.
"Tidak sedikit pelajar di Wilayah Kab. Subang yang menjadi korban kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Terpaksa saya harus menjelaskan masalah ini dihadapan Bapak Ibu sekalian karena hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.
Dia mengaku prihatin, banyak anak generasi penerus bangsa menjadi korban kebiadan pelaku kekerasan seksual. Tak sedikit, para pelaku kasus ini merupakan orang dekat korban.
"Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi, kita didik dan kita arahkan," terang Sumarni.
Langkah nyata yang dilakukan Polres Subang dalam menekan angka kekerasan seksual terhadap anak yakni melakukan sosialisasi ke sekolah dan pesantren di wilayah Kabupaten Subang.
Dalam sosialisasi tersebut, kapolres berpesan kepada pelajar dan santri untuk berani mengatakan tidak terhadap guru yang mengarah pada tindakan pidana. Santri dan pelajar pun diminta untuk melawan atau melaporkan ancaman kasus asusila.
"Hal tersebut dikarenakan kami sering menangani kasus-kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur yang tentunya sangat memprihatinkan kita semua," katanya mengutip dari Tintahijau.com.
Selain itu, Sumarni menerangkan pihaknya terus berkoordinasi dengan lembaga pemerintahan guna melakukan sosialisasi pencegahan kejahatan seksual terhadap anak secara massif
"Oleh karena itu pertemuan hari ini dilakukan berkolaborasi dengan Kepala Kemenag Kab Subang, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk mengkampanyekan dan mensosialisasikan edukasi dalam antisipasi terjadinya pelecehan seksual terhadap anak anak pelajar termasuk santri," katanya.
Hal lain yang akan dilakukan Polres adalah dengan memasang spanduk berisi sosialisasi pencegahan kejahatan seksual dan kejahatan lainnya. Sosialisasi cara konfensional ini bisa dilakukan dengan Kemenag dengan melibatkan Pondok Pesantren dan Dinas Pendidikan dan Kebudayan dengan melibatkan sekolah.
"Saya berharap, kami bisa terus bersinergi dengan Kepala Kemenag untuk terus mendorong dan berpartisipasi di dalamnya. Kami juga akan berkoordinasi dengan Diskominfo Kab. Subang untuk bisa mengawasi, memblokir, situs situs porno di dunia maya, agar situs tersebut tidak bisa dibuka / dilihat," kata Sumarni.
Sumarni menerangkan, pihaknya akan menindak tegas setiap pelaku kekerasan seksual dan akan dijerat dengan Undang undang Perlindungan anak UU RI NO 35 tahun 2014 dengan hukuman pidananya berat. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi