PURWASUKA - Kram otot kerap menjadi masalah yang menggaku kita saat beraktifitas. Untut itu, konsumsi makanan untuk atasi kram otot.
Dengan mengkonsumsi sejumlah makanan untuk atasi kram otot, kalian bisa meminimalisir terjadinya hal tersebut. Lantas, apa sajakah itu?.
Dilansir dari banyak sumber, berikut beberapa makanan untuk atasi kram otot:
1. Semangka - Salah satu kemungkinan penyebab kram otot adalah dehidrasi. Fungsi otot yang tepat membutuhkan hidrasi yang cukup, dan kekurangan air dapat menghambat kemampuan sel otot untuk berkontraksi, dan dapat menyebabkan atau memperburuk kram.
Semangka merupakan buah yang memiliki kandungan air yang sangat tinggi. Faktanya, semangka mengandung hampir 92% air, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk camilan yang menghidrasi.
Terlebih, semangka juga menjadi sumber magnesium dan potasium yang baik, dua mineral yang penting untuk fungsi otot secara keseluruhan.
Karena itu, tak sedikit orang yang menyediakan buah semaka ketika sedang bermain bola.
2. Alpukat - Selain semangka, ternyata buah alpukat juga menjadi salah satu makanan untuk atasi kram otot. Buah ini kaya akan potasium dan magnesium, dua mineral yang bertindak sebagai elektrolit dalam tubuh dan berperan dalam kesehatan otot.
Elektrolit adalah zat bermuatan listrik yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan fungsi penting, seperti kontraksi otot. Ketika elektrolit menjadi tidak seimbang, seperti setelah melakukan aktivitas fisik yang intens, gejala seperti kram otot dapat muncul.
3. Pepaya - Pepaya adalah buah tropis lezat yang sangat tinggi potasium dan magnesium. Faktanya, satu buah pepaya 11 ons (310 gram) memberikan sekitar 15% dan 19% dari asupan yang direkomendasikan untuk potasium dan magnesium.
Satu studi pada 230 wanita menemukan bahwa mereka yang mengalami kram otot mengonsumsi lebih sedikit potasium daripada mereka yang tidak mengalami gejala ini. Oleh karena itu, mengonsumsi lebih banyak makanan kaya kalium seperti pepaya dapat membantu mengurangi risiko kram otot.
Kendati demikian, hal tersebut memerlukan penelitian lebih lanjut.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim