/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 14:44 WIB
Besok! Sidang Gugatan Cerai Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi Digelar, Dedi Sempat Soroti Lesti Kejora. (Instagram/@anneratna82)

PURWASUKA - Gugatan cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada Anggota DPR RI Dedi Mulyadi sudah lebih dari dua minggu sejak 19 September 2022. 

Besok, 5 Oktober 2022 sidang gugat cerai antara Anne Ratna Mustika dengan Dedi Mulyadi akan berlansung di Pengadilan Agama Purwakarta.

Gugatan cerai yang dilayangkan Ambu Anne bernomor register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk, penggugat atas nama Hj. Anne Ratna Mustika dan tergugat atas nama H. Dedi Mulyadi.

Gugatan tersebut tercatat pada tanggal 19 September 2022. Sedangkan sidang perdana cerai keduanya akan berlangsung pada Rabu, 05 Oktober 2022 besok.

Tapi, Dedi Mulyadi masih sempat-sempatnya mengomentari kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Lesti Kejora.

Bahkan, pria yang akrab di sama Kang Dedi itu juga memberi pesan kepada Lesti Kejora terhadap kasus KDRT yang menimpanya.

Padahal, Dedi Mulyadi yang tengah mengalami permasalahan rumah tangga atas gugatan cerai istrinya Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika tak luput memperhatikan kasus KDRT Lesti Kejora.

Pesan Dedi Mulyadi itu sampaikan lewat akun yotube miliknya di kanal Kang Dedi Mulyadi Channel yang dikutip pada Selasa (4/10/2022).

“Saya sampaikan kepada dede Lesti hadapilah peristiwa yang dihadapi, ambil hikmahnya,” ucap Dedi Mulyadi melansir dari Jabarnews.com.

Baca Juga: PSSI Jatim Wacanakan Kursi Stadion Diberi Nomor Pasca Tragedi Kanjuruhan, Harus Sama dengan Nama Penonton

Dia juga megaskan bahwa kita akan sering kecewa kalau bukan mencintai secara total berserah sama yang maha kuasa.

“Bahwa kita boleh mencintai sesuatu, tetapi dengan mencintai sesuatu berserah secara total kalau bukan sama yang maha kuasa, bukan sama Allah sering kali kita ini kecewa,” tuturnya.

“Karena sesuatu yang kita berikan secara total itu, belum tentu kita dapatkan sesuai dengan yang kita harapkan,” tambahnya.

Dedi Mulyadi juga menyampaikan kekaguman perjalanan dan perjuangan Lesti Kejora yang merangkak dari karir yang sederhana menjadi besar dan menjadi kebanggan orang sunda.

Perjalan panjang itu yang membuat Lesti Kejora besar, kang Dedi tegaskan bahwa kebesaran nama Lesti Kejora jangan sampai sirna dengan rasa kesedihan.

“kebesaran itu tidak boleh sirna dengan kesedihan yang bersifat personal,” pungkasnya. *** 

Load More