/
Minggu, 09 Oktober 2022 | 15:04 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Karawang. (Istimewa)

PURWASUKA - Masyarakat Kabupaten Karawang diimbau untuk mewaspadai potensi bencana alam saat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Yasin Nasrudin, menerangkan, peringatan dini cuaca ekstrem telah dikeluarkan oleh BMKG yang diprediksi akan terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Barat. 

Diprediksi, selama beberapa hari ke depan, sejumlah wilayah akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir. Selain itu berpotensi juga dengan angin kencang yang terjadi di wilayah Karawang.

Maka dari itu, sebagai wilayah yang rawan terjadinya bencana banjir, longsor hingga angin puting diperlukan kewaspadaan dari masyarakatnya agar bisa mengantisipasinya.

Ia menyampaikan bahwa saat ini pihaknya mengoptimalkan pemantauan tinggi muka air di sejumlah titik sungai wilayah Karawang. Hal tersebut dilakukan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir.

"Sekarang ini kami telah menyiagakan personel dibantu dengan tim Tagana untuk antisipasi jika terjadi bencana dampak dari cuaca ekstrem, khususnya mewaspadai potensi terjadinya banjir dan longsor," ujar Yasin melansir dari Antara.

Sementara itu, bencana alam yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah Karawang di antaranya banjir, air laut pasang atau rob, dan angin puting beliung.

Untuk bencana banjir biasanya terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai besar di daerah tersebut, khususnya sungai Citarum dan Cibeet. ***

Baca Juga: Polisi Curi Motor di Medan, Mahfud MD: Selain Dipecat Harus Dihukum Maksimal

Load More