PURWASUKA - Ditengah kabar keretakan rumah tangganya bersama Anggota DPR RI Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika diganjar penghargaan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Penghargaan yang diterima Ambu Anne sapaan akrabnya yakni sebagai Tokoh Literasi Digital Daerah 2022. Bukan tanpa sebab penghargaan ini diberikan kepada orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta ini.
Ambu Anne dinilai telah berperan aktif dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kecakapan literasi digital di Jawa Barat.
Penghargaan untuk Ambu Anne ini diwaliki oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Norman Nugraha yang didampingi Kadiskominfo Purwakarta Rudi Hartono.
Norman mengatakan, Ambu Anne diberikan penghargaan oleh Gubernur Jabar karena terus berkomitmen dan cakap dalam memanfaatkan informasi teknologi sebagai media dalam melaksanakan tata kelola pemerintahannya.
"Alhamdulillah, selamat untuk Ibu Bupati Purwakarta atas semua pencapaiannya. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini bisa terus memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat di Kabupaten Purwakarta," terangnya melansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Sabtu (8/10/2022).
Menurutnya, digitalisasi merupakan fenomena yang sedang gencar digalakan oleh pemerintah dewasa ini. Selain untuk mengikuti perkembangan teknologi yang kian hari kian canggih, digitalisasi juga menawarkan kemudahan dalam mengakses berbagai kepentingan dari mulai kepentingan pribadi hingga instansi besar baik berskala lokal hingga internasional.
Pemerintah pusat dan daerah bahu-membahu memfasilitasi sarana dan prasana untuk mendorong era digital agar dapat optimal pengimplementasikannya kepada masyarakat.
"Masyarakat juga diarahkan agar dapat beradaptasi dengan digitalisasi ini agar mempermudah akses administratif dalam berbagai sektor. Di Purwakarta, pengaplikasian digitalisasi ini sudah berjalan dengan cukup baik," tambah Norman.
Diketahui sebelumnya, dalam ajang yang sama di tahun 2021 lalu, melalui Diskominfo, pemerintahan dibawah kepemimpinan Bupati Anne Ratna Mustika itu juga dinyatakan sebagai Pemda pengelola Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) terbaik di Jawa Barat.
Penghargaan tersebut, diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada acara Festival Literasi Digital (Viral) Jawa Barat, di Saung Angklung Udjo, Bandung, Selasa 21 Desember 2021 lalu.
"Kami memberikan penghargaan kepada mereka yang sudah bekerja keras menjadikan Jawa Barat akseleratif melompat dalam kualitas peradaban digital. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada para insan literasi yang telah berjuang memberikan kontribusi dalam pelayanan informasi dan literasi digital kepada masyarakat," kata Ridwan Kamil.
Kadiskominfo Kabupaten Purwakarta Rudi Hartono mengungkapkan, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah sebuah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang secara khusus berorientasi pada layanan informasi serta pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhannya.
"Kelompok yang terbentuk atas inisiatif masyarakat ini melaksanakan kegiatannya sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Dan salah satu peran kelompok masyarakat ini adalah untuk meminimalisir dan menangkal berita-berita bohong atau hoaks," kata Rudi.
Oleh karena itu, mengingat pentingnya peran KIM dalam penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melalui Diskominfo terus melakukan upaya-upaya pembinaan terhadap kelompok masyarakat tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta