PURWASUKA- Peraturan Daerah (Perda) Pondok Pesantren (Ponpes) dinilai Fraksi PKB DPRD Jabar minim implementasi sejak awal disahkan sampai saat ini.
Meskipun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mempunyai Perda Ponpes, nyatanya aturan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap eksistensi Ponpes di Jabar.
“Saya melihat perhatian Pemprov Jabar soal realisasi atau implementasi dari Perda Ponpes ini masih lemah, belum tampak, belum dirasakan oleh masyarakat pondok pesantren,” kata Anggota DPRD Jabar asal Fraksi PKB Sidkon Djampi, Bandung, Senin, 10 Oktober 2022.
Padahal kata Sidkon Djampi, Perda Ponpes di Jawa Barat disambut sangat antusias oleh masyarakat pondok pesantren, dan khususnya sangat ditunggu implementasinya oleh masyarakat pondok pesantren.
“Saya mengingatkan dalam proses pembuatan Perda Ponpes kemarin ada pengorbanannya. Ada anggota Pansus yang hampir wafat karena Covid-19 selama pembahasan Perda Ponpes tersebut,” kata Sidkon Djampi.
Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa ini pun menilai Pemerintah Provinsi Jawa Barat kurang serius dalam mengimplementasikan Perda Ponpes di lapangan.
Hal ini tampak dari dari hampir semua OPD di Jawa Barat tidak memberikan dukungan program untuk pondok pesantren dengan dalih tidak ada anggaran.
“Perda Ponpes tak terimplementasi baik di lapangan. Kita sudah cek di setiap OPD atau unit kerja di Kesra itu tidak ada dukungan untuk Ponpes. Itu yang saya pertanyakan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, “ ucap dia.
Meskipun sudah ada Perda Ponpes, nyatanya selama ini Ponpes tumbuh dan berkembang sendiri.
Baca Juga: Ngaku Wartawan, Empat Pria Ditangkap Polres Purwakarta, Modusnya Begini
“Dimana peran Pemprov Jawa Barat selama ini? Pemprov Jabar seharusnya hadir untuk mendukung dan memfasilitasi masyarakat Ponpes, toh Perda Ponpes sudah ada, tinggal implementasnya dilakukan serius oleh Pemprov Jabar,” tegas dia.
Apalagi dalam waktu dekat momentum Hari Santri Nasional. Seharusnya sudah tampak keberpihakan Pemprov Jabar terhadap pondok pesantren.
“Program-program seperti English for Ulama sudah ada sebelum adanya Perda Ponpes. Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) dan One Pesantren One Product (OPOP) sudah ada, tapi di luar itu apa dong. Program yang sangat dirasakan langsung oleh santri dan pondok pesantren,” kata dia. ***
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Diinterupsi Anggota DPRD Jabar, Gara-gara Soal Implementasi Perda Ponpes
-
Kolaborasi dengan Pemprov Jabar, Daihatsu Gelar Kumpul Pelanggan Akbar di Gedung Sate Bandung
-
Siapapun Calon Wakil Presidennya, Repro Fokus Memenangkan Prabowo Sebagai Presiden 2024
-
Cak Imin Akui Anies Jadi Alasan Kenapa PKB Sulit Koalisi dengan NasDem
-
Gerindra-PKB Sudah Fix: Tinggal Nunggu Hari Baik
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running