PURWASUKA - Seorang kakek di Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas akibat terjatuh dari pohon mahoni, Selasa (11/10/2022). Lansia tersebut jatuh dari pohon setinggi kurang lebih delapan meter di Kampung Campaka, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kiarapedes.
Kapolsek Kiarapedes, IPTU Anton Pelita Nugroho mengungkapkan peristiwa warga jatuh dari pohon mahoni diketahui sekira pukul 08.30 WIB, pada Selasa, 11 Oktober 2022.
Anton menambahkan, korban diketahui bernama Olim (63) warga Kampung Campaka, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta.
"Diduga korban jatuh dari pohon saat memangkas dahan pohon mahoni yang condong ke jalan," katanya, Selasa (11/10/2022).
Anton menjelaskan, berdasarkan keterangan sakit, saat itu korban lewat depan saksi dengan membawa tangga, kemudian korban memanjat pohon mahoni yang ada di pinggir jalan tersebut.
"Ketika saksi membereskan potongan dahan pohon mahoni yang menghalangi jalan, tiba-tiba saksi mendengar suara yang jatuh dan Ketika menoleh ternyata korban sudah terkapar di jalan dengan posisi telentang dengan kepala mengeluarkan darah akibat terbentur ke badan jalan," ungkap Anton.
Melihat kejadian tersebut, lanjut dia, saksi langsung meminta bantuan dan memberitahukan hal tersebut ke kantor Desa Mekarjaya dan Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kiarapedes. Kemudian Polisi dari Polsek Kiarapedes yang datang kemudian mengamankan TKP.
"Hasil pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda penganiayaan. Ada sejumlah luka akibat korban terjatuh dari pohon. Korban meninggal murni akibat kecelakaan usai terjatuh dari pohon," ujarnya.
Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Baca Juga: Terkuak, Polisi Sebut Sejumlah Pintu Darurat Stadion Kanjuruhan Tidak Berfungsi Maksimal
"Keluarga korban menerima dan ikhlas atas meninggalnya korban serta menyadari kejadian tersebut merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa Keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi," pungkasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature