PURWASUKA-Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah akan mempertimbangkan rencana kegiatan pasar murah yang bakal dilakukan rutin, tidak hanya menjelang hari-hari besar.
Menurut Elly Wasliah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdagin Kota Bandung menyambut baik adanya usulan atau permintaan kegiatan pasar murah di Kota Bandung dilakukan secara rutin.
Hanya saja, Disdagin Kota Bandung harus melihat ketersedian anggaran untuk merealisasikan rencana kegiatan pasar murah rutin tersebut.
“Tapi kan semua bergantung anggaran yang ada. Apakah memang memungkinkan digelar lebih sering atau tidak (pasar murah tersebut),” tutur Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah dalam siaran pers Humas Pemkot Bandung, Jumat, 14 Oktober 2022.
Jika ada alokasi anggaran untuk merealisasikan kegiatan pasar murah rutin. Ia menyebut, akan mempertimbangkan kegiatan tersebut digelar di setiap kelurahan.
Hal ini dilakukan karena melihat antusias masyarakat sangat tinggi. Bercermin dari semua kegiatan pasar murah yang pernah dilakukan Pemerintah Kota Bandung. Selama pasar murah digelar, antusiasme masyarakat sangat bagus.
“Hal ini terbukti dari banyaknya pengunjung di setiap lokasi pasar murah,” ucap dia.
Sebagai informasi, di pasar murah, seluruh harga kebutuhan pokok masyarakat dijual dengan harga yang relatif jauh di bawah pasaran.
Misalnya saja telur ayam, yang mana di pasaran harganya mencapai Rp27 ribu, di pasar murah, komoditas ini dijual Rp23 ribu.***
Baca Juga: Penggunaan Vaksin Indovac di Kota Bandung Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
Berita Terkait
-
Penggunaan Vaksin Indovac di Kota Bandung Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
-
Animo Masyarakat Tinggi, Pasar Murah di Kota Bandung Bakal Rutin Digelar
-
Yana Mulyana Minta ASN Netral, Tidak Boleh Terlibat PoIitik Praktis
-
217 Peristiwa Pohon Tumbang Terjadi di Kota Bandung Selama Triwulan Ketiga Tahun 2022
-
Antisipasi Pohon Tumbang di Kota Bandung, 59 Pohon Ditebang dan 2.532 Pohon Dipotong
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif
-
Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
-
Masuk Global 500 2026, BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia
-
Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata
-
Usai Minta Maaf, Bigmo Buka Peluang Berjodoh dengan Azizah Salsha: Never Say Never
-
Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin
-
BRI Tembus Global 500 Brand Finance, Bukti Transformasi dan Rebranding Berhasil
-
Gus Fawait Pasang Badan: Tak Ada PHK bagi PPPK Jember Hingga 2027
-
Syuting April, Park Hoon Digaet Bintangi Drakor Bisbol Berjudul Full Count