/
Minggu, 16 Oktober 2022 | 15:34 WIB
Kepala BMKG pusat Dwikorita Karnawati menyampaikan terkait pengaruh cuaca ekstrem terhadap potensi hujan dan pasang di wilayah Indonesia (*/BMKG pusat/)

PURWASUKA- Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menuturkan, potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia masih akan berlanjut selama sepekan kedepan yakni, 15 sampai 21 Oktober 2022. 

Potensi cuaca ekstrem di Indonesia tersebut, karena dipengaruhi kondisi atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup kompleks dan dinamis untuk sepekan kedepan. 

“Dan karena dipengaruhi oleh fenomena atmosfer global, regional ataupun lokal,” tutur Dwikorita Karnawati dalam siaran pers diterima PURWASUKA, Bandung, Minggu, 16 Oktober 2022. 

Hasil analisis dinamika atmosfer terkini kata Dwikorita Karnawati, menunjukkan adanya siklon tropis sonca di sekitar laut China Selatan sebelah timur Vietnam, tepatnya di sekitar 14.2°LU 111.4°BT dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistem mencapai 35 knots (64 km/h), dan tekanan udara minimum di pusatnya mencapai 998 mb. 

Siklon Tropis SONCA ini bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 6 knots (10 km/h) memasuki daratan Vietnam. Keberadaan sistem TC Sonca ini membentuk pola belokan dan perlambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktifitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian utara ekuator. 

“Dampak tidak langsung yang terjadi dari adanya sistem bibit siklon tersebut adalah potensi hujan sedang-lebat yang disertai kilat dan angina kencang di wilayah Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat dengan potensi gelombang tinggi di wilayah perairan utara Indonesia,” jelas dia.
 
Sementara itu, beberapa gelombang ekuatorial masih cukup aktif di wilayah Indonesia, dimana fenomena Gelombang Kelvin, Rossby Ekuatorial, dan fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) masih dapat berkontribusi dalam meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan kedepan.

Berdasarkan kondisi tersebut, masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi pasang maksimum antara lain di wilayah pantai Utara DKI yang terjadi pada pukul 10:00 sampai 15:00 WIB dan di Pantai Belawan pukul 04:00 sampai 10:00 WIB. 

Kondisi ini berpotensi menghalangi aliran air permukaan atau air hujan dari darat ke laut, sehingga dapat mengakibatkan genangan atau banjir Rob di pantai.

Sementara itu cuaca ekstrem pun berpengaruh terhadap hujan dengan intensitas sedang hinggs lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang untuk periode 15 sampai 21 Oktober 2022 di wilayah sebagai berikut:

Baca Juga: 3 Manfaat Lari Marathon Bagi Kesehatan Tubuh, Kalian Tahu Salah Satunya?

1. Aceh
2. Sumatera Utara
3. Riau
4. Jambi
5. Kep. Riau
6. Sumatera Barat
7. Sumatera Selatan
8. Bangka Belitung
9. Bengkulu
10. Lampung
11. Banten
12. Jawa Barat
13. DKI Jakarta
14. Jawa Tengah
15. Jawa Timur
16. Bali
17. Nusa Tenggara Barat
18. Nusa Tenggara Timur
19. Kalimantan Barat
20. Kalimantan Timur
21. Kalimantan Utara
22. Sulawesi Selatan
23. Sulawesi Tenggara
24. Papua*** 

Load More