PURWASUKA - Jelang sidang perdana kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang digelar pada hari ini Senin (17/10/2022), tersangka Putri Candrawathi mengalami depresi.
Diagnosa depresi yang dialami Putri Candrawathi ini disampaikan usai melalui pemeriksaan oleh psikiater di Rutan Kejaksaan Agung.
Hal ini dikatakan kuasa hukumnya, Febri Diansyah. Dia mengatakan, mengetahui kliennya mengalami depresi, Febri mengaku sangat khawatir dengan keadaan Putri Candrawathi.
"Tentu saja kami khawatir dengan kondisi Ibu Putri. Apalagi sebelumnya dari pemeriksaan psikiater di Rutan Kejaksaan, disebut Ibu Putri memiliki gangguan psikologis sesuai dengan diagnosis depresi," katanya pada Minggu (16/10/2022).
Dia menerangkan, tim kuasa hukum terakhir bertemu dengan Putri pada Kamis (13/10/2022).
"Kami belum bertemu Ibu Putri lagi. Terakhir diperbolehkan ketemu di Rutan Kejaksaan pada hari Kamis (13/10/2022). Saat tim kuasa hukum mau besuk Jumat sudah tidak diperbolehkan," katanya melansir dari PMJNews.com.
Meski begitu, Febri memastikan pihaknya tetap kooperatif dalam menjalani proses persidangan mendatang.
"Kami sudah sampaikan sebelumnya, Ibu Putri sebenarnya rela ditahan,” ucapnya.
Tetapi, patut diingat juga kondisi psikis seperti tertulis di Laporan Hasil Pemeriksaan Psikologi Forensik tertanggal 6 September 2022.
Baca Juga: Lima Dari Tujuh Tahanan Kabur Dari Polsek Jatiasih Kota Bekasi Berhasil Ditangkap Kembali
“Komitmen untuk kooperatif menjalani proses persidangan sesuai jadwal yang ditentukan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Menikah Februari Lahiran Mei, Virgoun Sambut Anak Laki-Laki: Gue Bertanggung Jawab
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026
-
Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena
-
Piala Indonesia Tak Kunjung Bergulir Lagi, I.League Bongkar Alasan
-
Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?
-
Tunduk Keputusan Pusat, Pemkot Makassar 'Gaspol' Proyek Sampah Jadi Listrik di Tamalanrea
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung
-
Kepedulian yang Disalahartikan: dari Niat Tulus ke Beban Tak Bertepi
-
Aksi Domba Memecahkan Kasus Pembunuhan Dalam Film The Sheep Detectives
-
Duh Persebaya Surabaya Punya Rekor Buruk di Stadion Agus Salim, Bisa Putus?