/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 14:15 WIB
Ilustrasi penyakit gagal ginjal misterius yang menyerang anak-anak. (freepik)

PURWASUKA - Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mewaspadai adanya penyakit misterius yang menyerang Balita. Penyakit yang dimaksud yakni gangguan ginjal misterius yang menyerang anak-anak.

Hingga saat ini tercatat, di Indonesia ada sekitar 152 kasus gangguan ginjal akut yang terjadi pada anak-anak. Bahkan, di Jawa Barat sendiri sudah ada 10 kasus yang tercatat.

Kepala Dinas Kesehatan Subang dr Maxi merinci, mengatakan, penyakit gangguan ginjal akut misterius itu belum ada di Kabupaten Subang.

"Gagal ginjal akut misterius tidak diketahui penyebabnya. Di indonesia sudah ada 152 kasus, jabar 10 dan alhamdulillah belum ada," ujarnya melansir dari Tintahijau.com pada Senin (17/10/2022).

Penyakit tersebut, diterangkannya berakibat pada pengurangan jumlah air kencing atau oliguria pada anak-anak.

Bahkan, ada di beberapa kasus yang berhenti sama sekali.

Pasien gagal ginjal misterius ini tidak mengalami gagal ginjal sebelumnya atau pasien tersebut memang pasien ginjal kronis. Dengan atau tanpa demam ataupun ada demam atau gejala infeksi lain pada 14 hari terakhir. 

Dengan demikian, demam bukan gejala yang khas dari gagal ginjal akut misterius

"Kita harus wasapda karena berbagai analisa, mengarah kepada  erat kaitannya dengan covid. karena yang terkena nya di bawah usia 5 tahun yang belum terlindungi, itu yang harus diwaspadai," katanya.

Baca Juga: Siapkan Ahli hingga Saksi dari Manado, Kuasa Hukum akan Buktikan Bharada E Tak Punya Rencana Bunuh Brigadir J

Guna mencegah penyakit misterius itu masuk ke wilayah Kabupaten Subang, Dinkes sudah menerima terkait dengan indikasi dari dampak penyakit tersebut.

Maxi mengatakan, gejalanya dari mulai gejalanya, penaganganya, sampai rujukannya. 

"Sudah lengkap semuanya. tiggal kita sosialisasikan ke puskesmas atau tenaga kesehatan," pungkasnya.

Load More