PURWASUKA - Bantuan Pemerintah Kabupaten Karawang belum juga sampai ke tangan Eyang Wasta (60) yang rumahnya roboh sejak dua tahun. Hingga kini, kondisi rumah Eyang Wasta (60) masih memprihatinkan.
Eyang Wasta merupakan warga Kampung Kranjan, Desa Gempol Kolot, Kecamatan Bantusari, Kabupaten Karawang. Sejak dua tahu lalu, Eyang terpaksa harus tinggal di sebuah gubuk bekas warung sebagai tempat berlindung.
Rumah Eyang roboh pada dua tahun akibat kondisi bangunan yang termakan usia. Eyang pun tak bisa memperbaiki rumahnya karena keterbatasan ekonomi.
Menurut Eyang, dari pertama kali roboh hingga saat ini belum ada bantuan dari Pemkab Karawang untuk perbaikan rumahnya yang roboh.
Bahkan, dirinya sesumbar pemerintah desa tidak memberikan perhatian hingga datang pun tidak pernah, apalagi tersentuh program Rutilahu
Padahal, dikatakan Eyang banyak rumah warga yang kondisinya masih cukup layak huni mendapatkan program tersebut. Sedangkan dirinya tidak pernah.
“Jangankan bantuan, pemerintah desa setempat tidak peduli lagi bagi yang benar-benar membutuhkan,” katanya mengutip dari Pasundan.jabarekspres.com paa Kamis (3/11/2022).
Dia menambahkan, setiap tahun Pemkab Karawang ada program Rutilahu bagi warga yang tidak mampu.
“Rumah saya yang sudah roboh, belum juga tersentuh program tersebut, akibat tidak rasa peduli pemerintah desa setempat,” pungkasnya.
Baca Juga: 60 Pelaku Parekraf Kota Bogor Ikuti Coaching Clinic KreatIPO
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati